Suara.com - Melakukan olahraga kekuatan otot secara teratur disebut dapat mengurangi risiko kematian sebanyak 10% hingga 20% lebih rendah akibat penyakit kronis serius, seperti kanker, penyakit jantung, serta diabetes.
Latihan kekuatan otot dalam penelitian ini adalah push up, squat, dan latihan resistance band.
Dalam penelitian yang terbit di British Journal of Sports Medicine ini, peneliti dari Universitas Tohoku, Universitas Kyushu, dan Universitas Waseda di Jepang menganalisis 16 studi yang terbit antara 2012 hingga 2020.
Dari data studi tersebut, mereka membandingkan kebiasaan olahraga dengan tingkat kematian akibat penyakit di atas.
Hasilnya menunjukkan peserta yang melakukan beberapa jenis latihan kekuatan otot selama 30 hingga 60 menit seminggu lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena sebab apa pun selama penelitian.
Mereka berisiko kecil terkena sejumlah penyakit lain, seperti penyakit jantung (17% lebih rendah), kanker (12% lebih rendah), dan diabetes (17% lebih rendah).
Melansir Insider, menggabungkan latihan kekuatan otot dengan beberapa jenis aktivitas kardio untuk meningkatkan detak jantung dikaitkan dengan lebih banyak pengurangan risiko penyakit.
Hasil ini didukung oleh penelitian sebelumnya, yang menunjukkan kedua jenis olahraga tersebut dapat meningkatkan kesehatan dan umur panjang.
Peneliti juga menyarankan untuk tidak melakukannya selama berjam-jam. Hanya membutuhkan 30 hingga 60 menit yang dilakukan secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya.
Baca Juga: Jangan Asal, Olahraga Ini Berbahaya bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi!
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS