Suara.com - Menjaga kesehatan liver alias organ hati penting agar terhindar dari penyakit kronis yang mematikan. Salah satu caranya adalah dengan memastikan Anda selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
Ahli gizi Pritika Bedi dari Healthsake mengatakan, dengan berbagai fungsi kesehatan yang dilakukannya, menjaga hati selalu dalam kondisi yang baik adalah hal yang sangat penting.
Berikut ini adalah beberapa makanan yang baik untuk liver sebagaimana dilansir Indian Express.
Teh
Teh memiliki antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan liver. Teh hitam dan hijau dapat membantu meningkatkan kadar enzim dan lemak di liver.
Konsumsi secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan liver yang baik. Secara khusus, teh hijau dapat meningkatkan kadar enzim liver, mengurangi stres oksidatif, dan mengurangi lemak liver.
Tahu
Tahu baik untuk liver karena terbuat dari kedelai, dan dapat membantu mengurangi penumpukan lemak di liver. Menjadi alternatif protein yang sehat, kedelai dan tahu adalah tambahan yang baik untuk kesehatan liver.
Beberapa makanan kedelai termasuk edamame, tempe, miso, tauge, kacang kedelai, beberapa yogurt non-susu juga baik untuk kesehatan liver.
Baca Juga: 4 Jenis Pemikiran Negatif yang Bisa Bikin Kamu Sulit Move On, Segera Hilangkan!
Buah-buahan
Buah-buahan dalam jumlah sedang, dapat membantu menjaga kesehatan liver Anda. Jeruk dan grapefruits baik untuk menjaga liver. Vitamin C dalam jeruk membantu dalam pencegahan penumpukan lemak di liver.
Demikian pula, antioksidan dalam jeruk Bali telah terbukti melindungi liver. Beberapa buah lain seperti cranberry dan bluberi juga memiliki antioksidan.
Ini telah terbukti membantu melindungi liver dari kerusakan dan memperlambat perkembangan jaringan parut. Demikian juga, ekstrak bluberi dan ekstrak biji anggur dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker liver, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan.
Oat
Oat baik untuk liver karena kaya akan serat. Selain kaya antioksidan, oat dikenal untuk mempercepat pemulihan liver yang sehat. Hal ini juga telah terbukti memperlambat kematian sel-sel liver yang rusak. Beberapa makanan berserat tinggi lain yang serupa di antaranya biji-bijian dan kacang-kacangan.
Berita Terkait
-
Buku Bisikan Hati yang Tersembunyi: Merawat Harapan dan Keberanian Bermimpi
-
Novel 23:59: Saat Patah Hati Harus Berdamai dengan Jawaban
-
Satu Babak Patah Hati dan Langkah Baru dalam Novel I Love U, Bu Nurlia
-
Fix! Pevita Pearce Bintangi Film 5 CM Revolusi Hati
-
Fitur Repost: Ruang Curhat Terselubung atau Ladang Ghibah Gaya Baru?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
Terkini
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi