Suara.com - Meski termasuk salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah besar (makro nutrient), kelebihan protein bisa berdampak buruk pada kesehatan.
Protein sendiri merupakan satu dari tiga makro nutrient bersama dengan lemak dan karbohidrat. Fungsinya mulai dari menghasilkan enzim dan hormon, memperbaiki sel, hingga meningkatkan kekebalan tubuh.
Meski sangat diperlukan oleh tubuh, protein tak boleh dikonsumsi berlebihan. Sama halnya seperti konsumsi karbohidrat ataupun lemak berlebihan yang dapat menyebabkan obesitas, konsumsi protein berlebihan juga berdampak negarif pada kesehatan.
Konsumsi protein yang berlebihan ini biasanya dilakukan oleh mereka yang menjalani diet tinggi protein, dengan tujuan mempertahankan dan meningkatkan massa otot.
Filansir dari Healthshots, dr. Bela Sharma dari Fortis Memorial Research Institute, memaparkan apa saja gejala kelebihan protein yang harus diwaspadai:
1. Dehidrasi
Mengkonsumsi terlalu banyak protein, terlebih jika Anda melakukannya dalam jangka waktu yang lama, pada akhirnya dapat menyebabkan dehidrasi. Ini terjadi karena ketika tubuh Anda mengonsumsi protein berlebih, ginjal Anda harus bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan protein dan limbah nitrogen dari tubuh melalui urin. Hal ini meningkatkan frekuensi buang air kecil, yang pada akhirnya meningkatkan risiko dehidrasi.
2. Mengganggu fungsi hati
Mengonsumsi protein berlebih untuk jangka waktu yang lama dapat membebani hati Anda dan mengganggu fungsinya.
3. Berat badan bertambah
Ya, diet tinggi protein mungkin dapat membantu menurunkan berat badan, tetapi ini hanya berhasil untuk jangka pendek. Ketika Anda mengonsumsi lebih banyak protein daripada yang dapat digunakan atau dibutuhkan tubuh, kelebihannya justru akan disimpan sebagai lemak. Untuk menurunkan berat badan, sertakan protein tanpa lemak bersama dengan karbohidrat dan nutrisi lainnya.
4. Sembelit
Diet tinggi protein berarti diet rendah serat dan rendah karbohidrat, yang dapat dengan mudah menyebabkan masalah pencernaan mulai dari sembelit, mual, dan diare. Bersamaan dengan itu, Anda mungkin juga mengalami kram dan kembung.
5. Kerusakan ginjal
Efek samping utama dari konsumsi protein yang berlebihan adalah dampak negatif pada ginjal. National Kidney Foundation mencatat bahwa konsumsi protein yang berlebihan mengindikasikan kemungkinan penyakit dan kegagalan ginjal. Kelelahan, sulit tidur, sering buang air kecil, kurang nafsu makan, kram otot, bengkak di kaki dan pergelangan kaki adalah beberapa tanda masalah ginjal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat