Suara.com - Kanker prostat termasuk jensi kanker yang berkembang perlahan pada pria, sehingga harus diwaspadai. Tak hanya itu, kanker prostat juga cenderung tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Gejala akan muncul setelah bertahun-tahun kanker prostat berkembang.
Karena itu, pria perlu mewaspadai setiap tanda-tanda kecil kanker prostat. Seorang dokter telah memperingatkan pria untuk waspada terhadap satu gejala kanker prostat ketika menggunakan toilet.
Dr Jiri Kubes, direktur medis fasilitas kanker Pusat Terapi Proton mengatakan orang perlu dididik tentang tanda-tanda kanker prostat.
"Jika Anda secara teratur menemukan diri Anda bangun larut malam karena ingin buang air kecil, itu bisa jadi tanda kanker prostat," kata Dr Jiri Kubes dikutip dari The Sun.
Gejala lain yang sering kami lihat pada pasien adalah kesulitan buang air kecil serta darah dalam urine atau air mani.
Kabar baiknya, kanker prostat bisa diobati bila terdeteksi cukup dini. Jadi, sangat penting bagi pria untuk mengetahui hal-hal yang harus diwaspadai.
"Penyakit ini bisa menyerang pada usia berapa pun, tetapi pria di atas usia 50 tahun harus memperhatikan kesehatan prostat mereka," katanya.
Prostat adalah kelenjar kecil seukuran buah kenari yang hanya dimiliki pria. Kelenjar ini berada di sekitar uretra, tabung tempat kencing dan ejakulasi di antara penis dan kandung kemih.
Prostat berfungsi untuk menghasilkan cairan yang bercampur dengan sperma untuk membuat air mani, sehingga sangat penting untuk reproduksi.
Baca Juga: Kemenkes Malaysia: 91 Persen Korban Meninggal Covid-19 Tidak Sadar Terinfeksi Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia