Suara.com - Meningitis dan septikenia adalah kondisi yang disebabkan oleh berbagai serangga, tetapi kebanyakan kasus disebabkan oleh bakteri.
Saat seseorang terkena meningitis, pasti kita akan mulai memperhatikan ruam yang muncul pada tubuh.
Karena, bakteri meningokokus adalah penyebab paling umum dari ruam meningitis ini.
CEO dari organisasi pengasuhan anak Australia Tiny Hearts Education, Nikki Jurcutz pun telah memberikan beberapa panduan tentang hal-hal yang sehausnya dicari ketika muncul ruam meningitis.
Jika anak Anda mengalami ruam, cobalah untuk menekan dan menahannya dengan kuat selama sekitar 2 detik dan lepaskan kembali. Kemudian, perhatikan kulit yang ditekan tersebut akan berubah warna atau tidak.
"Jika tidak berubah, itu akan menjadi ruam yang tidak memucat dan Anda perlu ke dokter," kata Nikki dikutip dari The Sun.
Nikki menjelaskan bahwa ruam yang memucat atau berubah warna saat ditekan adalah yang baik. Tapi, Anda harus mewaspadai bila hal yang terjadi sebaliknya.
Sebab, ruam yang tidak berubah warna setelah ditekan ini bisa menjadi tanda penyakit serius, seperti meningokokus.
Para ahli di Meningitis Research Foundation mengatakan ruam bisa menjadi salah satu tanda paling jelas dan paling spesifik dari meningitis meningokokus dan septikemia.
Baca Juga: Mengenal Varian Omicron Siluman: Tingkat Penularan dan Seberapa Berbahaya Mutasi Ini?
Mereka menjelaskan bahwa ruam ini dapat terlihat berbeda pada jenis kulit yang berbeda dan perkembangannya juga dapat bervariasi.
Mereka mengatakan bahwa ruam bisa terlihat seperti tusukan jarum merah atau terlihat seperti bintik-bintik ungu pada kulit yang menyerupai gigitan kutu.
Ruam mungkin juga terlihat lebih seperti memar, yang berwarna ungu kemerahan pada kulit. Kebanyakan pasien dengan septikemia meningokokus biasa mengembangkan ruam tersebut.
Nikki juga menambahkan bahwa pada beberapa kasus meningitis, seseorang juga bisa tidak mengembangkan ruam apapun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
Terkini
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik