Suara.com - Masyarakat Indonesia dalam bebebrapa hari belakangan tengah mengalami kelangkaan minyak goreng. Masyarakat kesulit mencari bahan untuk mengolah makanan tersebut karena minyak goreng langka.
Salah satu alternatif yang muncul ialah penggunaan air fryer yang tidak menggunakan minyak. Lantas, apakah air fryer lebih sehat dibanding minyak goreng?
Dari berbagai ukuran, seperti dilansir dari Web MD, air fryer lebih sehat daripada menggoreng dalam minyak. Ini memotong kalori sebesar 70 persen hingga 80 oersen dan memiliki lebih sedikit lemak.
Metode memasak ini juga dapat mengurangi beberapa efek berbahaya lainnya dari menggoreng minyak. Reaksi yang terjadi saat menggoreng kentang atau makanan bertepung lainnya membuat bahan kimia akrilamida, yang menurut penelitian dikaitkan dengan peluang lebih besar terkena kanker.
Satu studi menunjukkan bahwa penggorengan udara menurunkan jumlah akrilamida dalam kentang goreng hingga 90 persen.
Namun, beberapa hal tentang air fryer mungkin tidak lebih baik untuk beberapa orang. Dalam sebuah penelitian, menggoreng ikan di air fryer meningkatkan jumlah zat yang disebut "produk oksidasi kolesterol" (COP).
COP terbentuk ketika kolesterol dalam daging atau ikan rusak selama memasak. Studi menghubungkan zat ini dengan penyakit jantung koroner, pengerasan pembuluh darah, kanker, dan penyakit lainnya.
Salah satu cara untuk menurunkan jumlah COP saat Anda menggoreng ikan, menurut penelitian, adalah dengan menambahkan peterseli segar, daun bawang, atau campuran keduanya. Penelitian menunjukkan ramuan ini bertindak sebagai antioksidan untuk mengurangi COP dalam makanan yang digoreng.
Air fryer juga tampaknya mengekang asam lemak omega-3 pada ikan. "Lemak baik" ini membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kadar kolesterol HDL "baik", dan dapat membantu melindungi jantung.
Baca Juga: Polisi Selidiki Soal Kelangkaan Minyak Goreng di Nagan Raya
Pertanyaannya kemudian, apakah makanan yang digoreng sama enaknya dengan gaya klasik? Pada akhirnya, itu subjektif.
Saat menggoreng makanan, adonan menyerap minyak yang digunakan untuk memasaknya. Itu memberi makanan yang digoreng renyah di bagian luar sambil menjaga bagian dalamnya tetap lembab. Menggoreng juga memberi makanan warna gelap yang kaya yang enak dipandang.
Kamu masih bisa mendapatkan tekstur garing dengan air fryer, tetapi itu tidak menciptakan tampilan atau rasa mulut yang persis seperti menggoreng minyak. Satu studi yang membandingkan penggorengan minyak dengan penggorengan udara menemukan dua metode menghasilkan makanan dengan warna dan kadar air yang sama, tetapi tekstur dan kualitas sensorik yang berbeda.
Teknik memasak juga penting. Jika Anda terlalu banyak mengisi keranjang kecil, makanan Anda mungkin matang tidak merata, memberi Anda beberapa bagian yang renyah dan beberapa bagian yang basah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan