Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang bisa memicu penyakit parah bila diabaikan, seperti stroke dan serangan jantung.
Tekanan darah tinggi juga terjadi akibat gaya hidup yang buruk. Tapi, olahraga yang intens juga bisa meningkatkan tekanan darah dengan cepat.
Secara umum, olahraga setiap hari memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama pada penderita tekanan darah tinggi.
Olahraga ringan seperti jalan cepat, jogging, yoga dapat membantu mengurangi tingkat stres dan menurunkan tekanan darah tinggi.
Tapi, beberapa aktivitas dapat meningkatkan tingkat tekanan darah Anda secara instan, yang menyebabkan pusing dan sesak napas.
Sehingga semua orang yang memiliki tekanan darah tinggi pun disarankan konsultasi dengan dokter untuk menentukan olahraga yang tepat. Berikut ini dilansir dari Times of India, olahraga yang buruk bagi penderita hipertensi.
1. Angkat beban
Latihan kekuatan dapat membantu memperkuat tulang dan mengurangi risiko cedera terkait tulang. Bagi pasien hipertensi, angkat beban dapat membantu mengatur tingkat tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit berat, tetapi bila dilakukan dalam batas wajar. Latihan yang ketat dapat meningkatkan tingkat tekanan darah Anda.
2. Lari cepat
Baca Juga: WHO Temukan Varian Omicron Subvarian BA3, Ini Bedanya dengan BA1 dan BA2!
Jogging, lari sedang, bersepeda semua kegiatan yang direkomendasikan untuk pasien tekanan darah tinggi.
Tapi, sprint atau lari cepat bukanlah pilihan terbaik. Berlari juga merupakan aktivitas berdampak tinggi dan ekstrem yang dapat meningkatkan tingkat tekanan darah Anda secara instan.
3. Menyelam
Orang dengan tekanan darah tinggi juga berada pada peningkatan risiko lonjakan level saat menyelam.
Olahraga ini bisa meningkatkan risiko terkena serangan jantung atau stroke, yang keduanya bisa berakibat fatal di bawah air. Sebelum mencoba olahraga air ini, konsultasikan dengan dokter Anda.
4. Terjun payung
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan