Suara.com - Tubuh perempuan mengalami begitu banyak perubahan sepanjang hidupnya, mulai dari haid, hamil, melahirkan, menyusui, hingga menopause. Oleh karena itu, perempuan membutuhkan sejumlah nutrisi penting untuk memastikan semua proses perubahan di atas berlangsung dengan normal.
Kekurangan nutrisi penting ini akan membuat proses-proses di dalam tubuh perempuan menjadi tak optimal, yang pada akhirnya mungkin akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Menjelang Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap tangga; 8 Maret, berikut adalah 4 nutrisi penting bagi perempuan yang harus dipenuhi untuk menjaga kesehatannya, seperti dilansir dari Healthshots.
1. Zat Besi
Kekurangan zat gizi yang paling umum pada perempuan di seluruh dunia adalah zat besi. Untuk memastikan Anda tak kekurangan zat gizi yang satu ini, konsumsilah makanan yang kaya zat besi, seperti sayuran berdaun hijau, tahu, biji-bijian, dan daging.
Sertakan semua makanan yang kaya zat besi itu secara teratur. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, dan mengganggu kondisi kehamilan yang sehat.
2. Yodium
Kekurangan mineral esensial ini memiliki konsekuensi serius bagi tubuh perempuan, mulai dari depresi hingga persepsi yang buruk, penambahan berat badan yang tidak normal, penurunan kesuburan, dan bahkan peningkatan kemungkinan kenaikan berat badan pada ibu hamil dan menyusui.
Dalam kasus seperti itu, cobalah konsumsi makanan seperti stroberi, keju, dan kacang-kacangan.
3. Seng
Seng adalah jenis trace mineral, yang berarti bahwa tubuh kita hanya membutuhkannya dalam jumlah kecil. Nutrisi ini diperlukan untuk aktivitas lebih dari 300 enzim, sintesis protein, penyembuhan luka, pertumbuhan sel, dan kesehatan sistem kekebalan tubuh.
Sayangnya, tubuh kita tidak dapat mensintesis seng, jadi kita harus mengonsumsi makanan kaya seng dalam jumlah kecil secara teratur. Konsumsilah makanan kaya seng setidaknya dua kali sehari untuk mencapai kadar seng yang optimal dalam tubuh, di antaranya adalah biji labu, biji bunga matahari, jamur, kacang almond, kenari, dan kacang mede.
Baca Juga: Rencana Usai Jabatan Berakhir di 2024, Jokowi: Saya Akan Kembali ke Solo Sebagai Rakyat Biasa
4. Kolin
Kolin adalah salah satu nutrisi yang diperlukan perempuan untuk menjaga memori, suasana hati, kontrol otot, dan fungsi lain dari otak dan sistem saraf. Kolin juga diperlukan untuk pembentukan membran yang mengelilingi sel-sel tubuh.
Namun, kebanyakan dari kita tidak mendapatkan cukup kolin, terutama wanita hamil. Itu sebabnya, mereka membutuhkan kolin tambahan untuk membantu perkembangan janin.
Makanan hewani yang mengandung kolin di antaranya daging, unggas, ikan, produk susu, dan telur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien