Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 membuat banyak orang lebih sering menatap layar ponsel atau komputer untuk urusan pekerjaan. Hal ini pun berdampak pada kesehatan mata mereka.
Banyak orang mengeluhkan ketegangan mata selama pandemi virus corona. Kondisi ini disebabkan oleh mata yang lebih jarang berkedip ketika menatap layar.
Karena itu, menjaga kesehatan mata sama pentingnya dengan meningkatkan kekebalan tubuh selama pandemi virus corona.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mata adalah makanan yang dikonsumsi, terutama ketika sarapan.
Dalam hal ini, telur yang merupakan sumber protein terbaik sering menjadi pilihan untuk sarapan.
Sebuah studi tahun 2006 dari University of Massachusetts, menemukan telur bisa membantu meningkatkan penglihatan seseorang.
Para ilmuwan menemukan bahwa makan satu telur sehari selama periode enam minggu meningkatkan kadar lutein.
Menurut perusahaan AS Grania, lutein adalah bentuk karotenoid yang melawan degenerasi makula. Karena itulah, telur bisa membantu meningkatkan kesehatan mata.
Tapi, ada satu peringatan utama untuk hasil penelitian ini, yakni waktu. Banyak hal yang telah berubah sejak tahun 2006 dan konsensus ilmiah mungkin telah berubah pada efektivitas telur.
Baca Juga: Hubungan Intim Semakin Romantis dan Bergairah, Cobalah 4 Posisi Seks Ini
Sementara itu, College of Optometrists memiliki beberapa saran terkini tentang cara menjaga kesehatan mata melalui diet.
Mereka merekomendasikan konsumsi berbagai buah dan sayuran, termasuk daun hijau tua yang baik untuk kesehatan secara umum dan kesehatan mata.
"Konsumsi makanan sehat akan membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat, yang membantu menjaga tekanan darah Anda tetap terkendali," kata College of Optometrists dikutip dari Express.
Tekanan darah tinggi meningkatkan kemungkinan pembuluh darah di mata Anda berdarah atau tersumbat. Kondisi ini bisa mempengaruhi penglihatan secara serius.
Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa menyebabkan kehilangan penglihatan total pada satu mata.
Sementara itu, NHS merekomendasikan agar orang tua memperhatikan sejumlah petunjuk bila ingin menjaga kesehatan mata anak-anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya