Meski demikian, capaian ini patut disyukuri di tengah keterbatasan stok dan akses vaksin di dunia. Indonesia, telah melebihi capaian dosis pertama dunia, dan hampir menyusul capaian vaksin dosis lengkap dunia.
Diharapkan masyarakat memanfatkan sebaik mungkin akses yang ada dengan terus meningkatkan capaian vaksin utamanya vaksin dosis lengkap dan booster serta terus memantau kekebalan komunitas yang terbentuk dengan upaya sero-survey berkala. "Ingat, kekebalan komunitas adalah jaminan produktivitas masyarakat yang aman COVID ditengah masa adaptasi ini," Wiku menekankan.
Selain itu, tak kalah penting pada penanganan cepat dan terkoordinir hingga level terkecil melalui Posko penerapan PPKM Mikro tingkat Desa/Kelurahan. Ini menjadi kunci menekan fatalitas dari COVID-19. Namun, selama 5 bulan terakhir, jumlah kinerja PPKM Mikro mingguan, trennya menurun. Dibandingkan saat gelombang Delta pada Juli 2021, jumlah kinerja posko sempat mencapai 5,5 juta laporan. Sayangnya di minggu ini, angkanya turun drastis hingga mencapai -81 persen atau hanya sekitar 1 juta laporan.
Hal ini juga seiring penurunan jumlah desa/kelurahan yang kepatuhan protokol kesehatannya rendah. Dari total Desa/Kelurahan di Indonesia, 27 persen diantaranya tidak patuh memakai masker, dan 26 persen diantaranya tidak patuh menjaga jarak.
Hal ini disayangkan, karena memasukinya periode transisi dan adaptasi kegiatan masyarakat saat ini, perlindungan bertumpu sangat besar pada pelaksanaan protokol kesehatan yang disiplin, dan harga mutlak yang tidak dapat ditawar.
Untuk itu, dimohon kepada seluruh Kepala Daerah mulai dari Gubernur, Bupati, Walikota hingga Kepala Desa dan Lurah, untuk memantau lagi pembentukan posko dan pelaporan kinerjanya. Karena ini bukanlah sekedar slogan dan harus ditindaklanjuti serius.
"Peningkatan kinerja sekecil apapun bahkan pada level terkecil sekalipun, sangat bermakna dan besar kontribusinya dalam penanganan COVID-19, terutama menekan angka kematian," pungkas Wiku.
Berita Terkait
-
9 Penyakit 'Calon Pandemi' yang Diwaspadai WHO, Salah Satunya Pernah Kita Hadapi
-
Indonesia Nomor 2 Dunia Kasus TBC, Menko PMK Minta Daerah Bertindak Seperti Pandemi!
-
Kadar Gula Tinggi dan Saturasi Oksigen Anjlok, Ivan Gunawan Merasa Ajal Sudah Dekat
-
Ulasan City of Ash and Red, Novel Thriller Psikologis yang Menyesakkan
-
Review Film Eddington: Paranoia Massal dan Satir Gelap Ala Ari Aster
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan