Suara.com - Banyak orang mengira darah yang keluar setelah berhubungan seks adalah 'darah perawan'. Namun, pada beberapa wanita, pendarahan ini dapat terjadi setiap setelah berhubungan intim.
Pendarahan yang selalu terjadi tiap kali berhubugan seksual disebut postcoital bleeding. Meski terkadang mengkhawatirkan, tetapi obgyn mengatakan untuk tidak panik.
"Sejumlah kecil bercak mungkin normal dan baik-baik saja jika itu terjadi satu kali atau pada kesempatan langka," jelas ob-gyn dari Banner University Medical Center Phoenix, Nichole Mahnert, MD.
Namun, lebih baik memeriksakan diri ke dokter apabila terjadi lebih dari sekali.
"Sebagian besar penyebabnya tidak berbahaya, tetapi beberapa berbahaya," sambungnya.
Berdasarkan Health, berikut beberapa kemungkinan penyebab pendarahan postcoital:
1. Efek samping alat kontrasepsi
Salah satu manfaat utama dari kontrasepsi hormonal adalah kemampuannya untuk mengatur siklus menstruasi, dan semua jenis kontrasepsi hormonal dapat menyebabkan bercak setelah berhubungan seks.
"Biasanya, Anda akan mengalaminya ketika Anda memulai pil baru. Misalnya, dibutuhkan beberapa bulan bagi tubuh untuk menyesuaikan diri dengannya," sambung Mahnert.
Baca Juga: Bukan Hanya Pendarahan, Ini 4 Fase Menstruasi yang Dialami Perempuan
Kontrasepsi hormonal juga bisa menyebabkan vagina kering, yang dapat mengakibatkan robekan atau pendarahan saat berhubungan intim.
2. Infeksi menular seksual
Infeksi menular seksual dapat menyebabkan banyak gejala yang tidak menyenangkan, dan perdarahan pasca-seks adalah salah satunya, terutama jika infeksi menyebabkan peradangan pada serviks yang disebut servisitis.
"Serviks yang sangat teriritasi bisa berdarah karena tergesek," lanjut Mahnert.
IMS seperti klamidia, gonore, dan trikomoniasis dapat menyebabkan servisitis.
3. Polip endometrium
Polip terlihat seperti benjolan kecil atau jerawat yang terbentuk di saluran reproduksi di leher rahim atau di dalam rahim.
Polip jinak, ukurannya bisa berkisar dari beberapa milimeter hingga sentimeter.
"Polip mengandung banyak pembuluh darah dan bisa berdarah jika terbentur. Jadi, Anda akan melihat sedikit darah setelah berhubungan seks," ujar Mahnert.
Perlu dicatat bahwa polip lebih sering terjadi pada wanita usia lanjut, umumnya di atas 40 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi