Suara.com - Anda mungkin berpikir mandi dua kali setiap hari itu baik untuk kebersihan tubuh. Tapi, tak banyak yang menyadari bahwa mandi setiap hari itu juga bisa berisiko bagi kesehatan Anda.
Apalagi, Anda yang selalu mandi menggunakan shower. Karena, hampir tidak pernah seseorang memperhatikan kebersihan kepala shower-nya.
Menurut Hussain Abdeh, Inspektur Apoteker di Medicine Direct, kepala shower untuk mandi justru menjadi tempat berkembang biak semua jenis bakteri bila dibiarkan tetap basah setelah Anda mandi.
Selain kepala shower, air keran untuk mengisi bak mandi juga bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
"Pancuran dan keran air adalah tempat ideal untuk pertumbuhan bakteri," kata Hussain dikutip dari Express.
Menurut Mr Abdeh, sebagian besar bakteri yang tumbuh di kepala pancuran tidak akan membahayakan Anda, tetapi beberapa jenis bakteri dapat menyebabkan infeksi paru-paru.
Tapi, risiko ini memang sangat kecil dan sulit dibuktikan bahwa mandi bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan.
Meski demikian, apoteker menyarankan untuk membersihkan kepala pancuran dengan disinfektan setiap beberapa minggu.
"Anda juga harus melakukan hal yang sama pada keran air di kamar mandi untuk mencegah kerak dan mengurangi penumpukan bakteri," jelasnya.
Selain masalah kebersihan pancuran dan keran, Hussain juga menyoroti bahaya terlalu sering mandi. Mandi terlalu sering bisa membahayakan sistem kekebalan tubuh.
Meskipun penting untuk menjaga kebersihan tubuh, Anda tidak perlu terlalu sering mandi.
Menurutnya, tubuh membutuhkan paparan kotoran dan bakteri dalam jumlah sedang untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Hal ini membantu membangun resistensi terhadap bakteri yang benar-benar berbahaya dan berpotensi berbahaya.
"Mandi yang berlebihan menghentikan paparan normal dari kotoran dan bakteri, yang dapat membuat sistem kekebalan lebih sensitif daripada yang seharusnya. Ini dapat membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
Terkini
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional