Suara.com - Sebuah tim dokter baru-baru ini berhasil membantu kelahiran bayi lelaki dengan dua penis yang berfungsi secara penuh. Dilansir dari The Sun, anak laki-laki yang tidak disebutkan namanya itu adalah satu dari enam juta dengan cacat lahir yang sangat langka.
Hingga saat ini hanya ada 100 kasus telah dijelaskan dalam literatur selama 400 tahun. Bayi dari Uzbekistan ini hidup dengan kondisi itu selama tahun sebelum operasi akhirnya dilakukan.
Menggambarkan kasus medis dalam sebuah jurnal, para dokter mengatakan anak laki-laki itu telah dirujuk ke klinik mereka dengan alat kelamin "abnormal".
"Pemeriksaan fisik awal mengidentifikasi dua penis yang berkembang sempurna dengan kulit batang yang sama," kata dokter.
Anak laki-laki itu buang air kecil dari kedua penis, yang berarti dia memiliki dua uretra yang terpisah. Kedua penis masing-masing memiliki jaringan ereksi, tetapi para dokter tidak melaporkan apakah keduanya bisa ereksi.
Mereka mengetahui bahwa anak laki-laki itu lahir tanpa anus, suatu kondisi yang disebut atresia anal yang mempengaruhi hingga satu dari 1.500 bayi.
Meskipun hal ini diperbaiki segera setelah lahir, tidak jelas mengapa butuh tujuh tahun bagi anak untuk menyelesaikan penis gandanya.
Kondisi ini secara medis disebut diphallia, dan juga dapat menyebabkan masalah pada testis, pencernaan, dan saluran kemih, menurut Healthline.
Petugas medis mengatakan fenomena langka itu menimbulkan "tantangan bedah yang besar".
Baca Juga: Kocak! Bayi Perempuan Ini Tertangkap Basah Kabur Lewat Pagar, Warganet Malah Salfok dengan Pampers
Selama operasi, penis kirinya dikeluarkan dengan hati-hati dan aliran urinnya harus diarahkan ke sisi kanannya saja, lapor MailOnline.
Kateter dipasang selama 21 hari saat bocah itu pulih di rumah sakit. Dua bulan kemudian, bocah itu pulih dan bisa menggunakan toilet seperti biasa.
Saidanvar Agzamkhodjayev dan rekan-rekannya menulis: “Meskipun anomali diketahui dari abad XVII [17], hanya ada lebih dari 100 kasus yang dilaporkan sejauh ini.
Studi kasus dirinci dalam Laporan Kasus Urologi.
Tahun lalu, seorang anak laki-laki dengan tiga penis - disebut triphallia - dilaporkan oleh petugas medis di Irak.
Dalam hal ini, tak satu pun dari penis tambahan yang dapat berfungsi dan hanya satu yang memiliki kelenjar (kepala).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya