Suara.com - Kanker menjadi salah satu penyakit yang bisa mempengaruhi kelangsungan hidup pasien. Bila tak ditangani dengan baik, penyakit ini bisa menyebabkan kematian.
Karena itu, sangat penting untuk mengetahui gejala awal tumbuhnya kanker dalam tubuh agar mendapatkan pengobatan lebih cepat.
Meskipun gejala itu tidak selalu pertanda kanker, tetapi ada baiknya untuk mengawasi setiap perubahan yang terjadi pada tubuh.
Berikut ini dilansir dari The Sun, beberapa gejala kanker pada setiap bagian tubuh.
1. Kepala dan mulut
Demam di atas 38 derajat celcius yang tidak berlangsung selama 2 minggu atau berkeringat atau infeksi berulang adalah tanda peringatan kanker.
Jika Anda sedang pilek atau terinfeksi virus corona Covid-19, suara serak biasanya bukan salah satu gejalanya.
Kecuali, Anda mengalami suara serak yang tidak hilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Maka, Anda harus segera konsultasi dengan dokter.
Jika Anda mengalami batuk yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya, tidak hilang atau memburuk, ini bisa menjadi tanda kanker. Gejala kanker lainnya di mulut adalah kesulitan mengunyah atau menelan.
Baca Juga: Waspada! Gejala Omicron Ini Sering Diabaikan
2. Tubuh
Gangguan pencernaan yang sering muncul berulang kali, seperti mulas bisa jadi tanda peringatan kanker.
Selain itu, pria dan wanita juga harus memeriksa jaringan payudaranya secara berkala. Anda harus mewaspadai setiap perubahan bentuk dan ukuran yang terjadi di kulit atau di bawah puting.
3. Kulit
Tahi lalat juga merupakan gejala awal kanker kulit. Jika Anda melihat tahi lalat baru atau yang sudah ada berubah ukuran, bentuk atau warna, bicarakan dengan dokter Anda.
Selain 3 area tubuh di atas, gejala kanker lainnya termasuk keringat malam yang bisa disebabkan oleh menopause atau infeksi. Tapi, keringat malam yang terus-menerus hingga basah kuyup bisa jadi gejala kanker.
Bahkan, kehilangan berat badan dalam waktu singkat juga merupakan tanda peringatan kanker, seperti rasa sakit atau nyeri yang tidak dapat dijelaskan yang tidak akan mereda.
Kelelahan yang tidak jelas penyebabnya pun bisa jadi gejala penyakit serius. Jika Anda menemukan benjolan atau pembengkakan yang tidak biasa atau tidak hilang dalam beberapa hari, Anda harus konsultasi dengan dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa