Suara.com - Madu telah lama dikenal akan berbagai manfaat positifnya untuk kesehatan. Berbagai literatur menunjukkan ada begitu banyak manfaat madu untuk kesehatan manusia, termasuk sebagai suplemen untuk membantu penyembuhan berbagai penyakit.
Menurut Dr. Hj. Dewi Masyithoh, SP., M.Pt., Owner & Komisaris Kembang Joyo Group, manjurnya madu sebagai suplemen yang membantu penyembuhan berbagai penyakit ada kaitannya dengan kayanya zat sehat yang terkandung di dalamnya.
“Madu memiliki kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang tinggi. Untuk vitamin sendiri, madu merupakan sumber vitamin A, Bl, B2, B6, serta vitamin E dan K. Sementara itu, madu juga kaya akan mineral yang baik untuk kesehatan seperti magnesium, kalsium, niasin, asam pantotenat, riboflavin, kalium, fosfor, besi, mangan, asam amino dan masih banyak lagi. Kandungan-kandungan tersebut sudah terbukti mendukung kesehatan secara optimal. Madu juga sangat kaya akan antioksidan dan dapat berfungsi sebagai antibiotik alami,” kata Dewi, mengutip siaran pers yang diyerima Suara.com.
Dari berbagai manfaatnya yang mendukung penyembuhan berbagai penyakit, madu ternyata juga dapat mendukung penyembuhan penyakit pernapasan seperti Tuberkulosis (TBC).
TBC sendiri merupakan penyakit yang kasusnya masih cukup tinggi di Indonesia, dengan jumlah kasus diperkirakan mencapai lebih dari 800.000 orang. Hal ini membuat Indonesia menempati peringkat tiga kasus TBC terbesar di dunia.
Dewi melanjutkan, “Madu memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri dan jamur tertentu. Oleh karena itu, madu dapat membantu penderita TBC untuk mengatasi keluhan batuk. Hal ini penting mengingat TBC ditularkan saat penderitanya batuk.”
Selain bermanfaat untuk mengatasi batuk, penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Mulago Hospital menunjukkan bahwa madu tak hanya mempercepat proses penyembuhan, tetapi juga menghambat bakteri TB untuk menyebar ke bagian lain tubuh.
Dilansir dari The Observer, bakteri TBC cenderung pertama menyebar dan menginfeksi paru-paru dan kemudian pindah ke seluruh sistem peredaran darah. Jika seseorang tidak menjalani pengobatan TBC tepat waktu, infeksi dapat menyebar ke ginjal, tulang belakang dan organ perut, yang bisa berakibat fatal.
“Secara umum, seluruh produk perlebahan dapat bermanfaat dalam penyembuhan TBC. Namun, ada beberapa produk perlebahan Kembang Joyo yang dikenal lebih kaya akan manfaat seperti Madu Ipomoea Aqutica yang berasal dari nektar bunga kangkung, Madu Hutan, Propolis, serta Madu Trigona. Produk lebah tersebut merupakan madu asli. Kami siap memberikan garansi Rp1 Juta Rupiah apabila produk madu Kembang Joyo terbukti palsu berdasarkan hasil lab,” tutup Dewi.
Baca Juga: Benarkah Madu Hutan Bisa Bantu Atasi Asam Lambung? Ini Faktanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
Terkini
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi