Suara.com - Menjalankan ibadah puasa memang jadi tantangan untuk kaum masyarakat yang memiliki keluhan maag. Meski demikian, sebenarnya jika dilakukan dengan benar, maag akan sangat jarang kambuh saat berpuasa. Namun ada baiknya juga Anda tahu cara mengatasi maag saat puasa, sebagai langkah preventif.
Secara umum, hal yang memicu maag kambuh saat puasa adalah karena perut tidak diisi pada siang hari. Hal ini bisa memicu asam lambung naik, dan menyebabkan munculnya maag.
Saat maag terjadi, berikut cara mengatasinya.
Cara Mengatasi Maag Saat Puasa
1. Tidak Menunda Waktu Berbuka
Tidak heran kegiatan yang Anda lakukan mungkin saja membuat waktu berbuka menjadi terlambat. Namun untuk penderita maag yang sudah mengalaminya, jangan sampai menunda waktu berbuka puasa. Semakin lama Anda menunda waktu berbuka, maka semakin besar pula resiko sensasi tidak nyaman yang ditimbulkan.
Jika memang benar-benar tidak kuat, Anda bisa mempertimbangkan untuk membatalkan puasa.
2. Jangan Terlewat Waktu Sahur
Tidak menunda waktu berbuka puasa sama krusialnya dengan memastikan Anda menyantap makanan saat sahur. Satu-satunya asupan makanan yang akan diolah oleh lambung sampai waktu berbuka adalah saat Anda sahur. Jadi pastikan Anda sahur dengan porsi yang tepat, dan jangan lupa konsumsi cairan yang cukup agar tidak lekas haus.
Baca Juga: Kumpulan Kegiatan yang Bisa Batalkan Puasa Ramadhan 2022
3. Menjauhi Pemicu Maag
Baik makanan berbuka atau makanan saat sahur, pastikan Anda menghindari pilihan yang bisa memicu maag. Misalnya saja, makanan pedas dan berlemak, atau minuman berkarbonasi atau berkafein tinggi. Jenis makanan dan minuman tersebut memang terasa nikmat, namun asam lambung yang Anda miliki tidak akan setuju dengan hal tersebut.
4. Makanan dan Minuman Tepat saat Makan
Nah setelah mengetahui jenis makanan apa yang harus dihindari, selanjutnya pahami juga makanan dan minuman yang baik untuk menu berbuka dan sahur. Pada menu sahur, pastikan mengkonsumsi banyak makanan berserat yang bisa membantu kelancaran penyerapan nutrisi.
Untuk makanan berbuka, pastikan kamu mengkonsumsi makanan yang ramah untuk perut yang kosong. Minum air putih sebagai pembuka puasa, lalu lanjutkan dengan makanan yang tidak terlalu berat untuk dicerna.
Sebenarnya tidak ada larangan untuk orang yang memiliki keluhan maag dalam berpuasa. Namun tidak ada salahnya juga bukan untuk mengetahui cara mengatasi maag saat puasa sebagai langkah preventif? Semoga berguna, dan selamat menantikan bulan Ramadhan!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar