Suara.com - Usus mengandung jutaan bakteri baik yang membantu menjaga kesehatan tubuh dengan meningkatkan keseimbangan mikrobioma di sistem pencernaan. Ini disebut probiotik.
Penelitian oleh King's College London, Inggris, mengungkap bahwa sekelompok 15 bakteri 'baik' dan 15 'buruk' berkaitan dengan kesehatan yang baik serta buruk juga, termasuk peradangan, kontrol gula darah dan berat badan.
Probiotik terbagi dalam berbagai bentuk, baik makanan maupun suplemen.
"Probiotik dalam bentuk makanan juga dikenal sebagai 'makanan fungsional' dan itu meningkatkan keragaman flora di usus besar," kata praktisi kedokteran Danny Ly.
Berdasarkan Live Science, berikut beberapa makanan yang mengandung probiotik:
1. Kefir
Studi juga menunjukkan bahwa kefir memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-mikroba.
"Kefir adalah sumber makanan kaya probiotik. Ini kaya akan bakteri yang membantu produksi vitamin B di usus besar, yang dibutuhkan untuk sistem saraf optimal, seperti serotonin dan dopamin," jelas Ly.
2. Kimchi
Baca Juga: 9 Fakta Bocah Bekasi Doyan Makan Sandal dan Kertas: Pencernaan Terganggu, Ibu Pasrah
Ada semakin banyak bukti menunjukkan bahwa kimchi dapat meningkatkan kadar bakteri baik dalam usus.
“Kimchi adalah makanan pokok Korea yang lezat dan tradisional yang telah terbukti membantu meringankan sembelit dan membantu menurunkan kolesterol,” imbuh Ly.
3. Yogurt
Studi telah menunjukkan bahwa makan yogurt secara teratur dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, meningkatkan pemeliharaan berat badan dan meningkatkan kesehatan jantung karena kandungan kalsium.
"Spesies lactobacillus dan bifidobacterium yang biasanya ditemukan dalam yogurt melindungi sistem kekebalan tubuh dan mendukung metabolisme yang sehat dengan meningkatkan sinyal kenyang ke otak kita," lanjut Ly.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?