Suara.com - Buah-buahan mengandung nutrisi yang baik untuk manusia. Buah dipercaya dapat membantu diet, mencerahkan kulit, dan membantu menurunkan berat badan.
Sudah bukan rahasia lagi jika buah-buahan mengandung vitamin dan nutrisi yang baik untuk tubuh. Tapi, Anda harus hati-hati, ternyata mengonsumsi buah berlebihan bisa berdampak bagi kesehatan.
"Meski sulit dipercaya, mengonsumsi terlalu banyak buah juga bisa berbahaya bagi Anda. Karena mengandung gula alami, buah juga memiliki cukup tinggi kalori. Karena itu, terlalu banyak makan buah dapat menyebabkan masalah kesehatan," ungkap Ahli Diet dari Nutritionis Motherhood Hospital, Alwarpet, Chennai, Hari Lakshmi.
Sebagaimana yang dilansir dari HealthShots, ada tiga masalah kesehatan jika mengonsumsi buah-buahan berlebihan. Ini dia rangkumannya.
1. Berisiko Diabetes dan Mengganggu Kesehatan Jantung
Buah memiliki kadar fruktosa yang jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan resistensi insulin, obesitas, dan diabetes. Mengonsumsi banyak fruktosa juga menyebabkan akumulasi lemak, di mana mengganggu intoleransi glukosa dan fungsi normal tubuh. Selain itu, fruktosa juga menyebabkan peningkatan tekanan darah serta kadar asam urat.
2. Masalah Pencernaan
Mengonsumsi terlalu banyak fruktosa dapat menyebabkan sindrom iritasi usus besar (IBS). Beberapa tanda dan gejalanya adalah sakit perut, kembung, gangguan pencernaan, sembelit, dan diare. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi penyakit ini adalah, dengan mengonsumsi makanan rendah fruktosa.
3. Diet yang Tidak Sehat
Diet yang populer namun tidak sehat adalah diet buah, di mana hanya mengonsumsi buah mentah saja yang boleh dikonsumsi. Diet ini juga melarang kelompok makanan lainnya, seperti biji-bijian, karbohidrat, sayuran, dan kacang-kacangan.
Bahkan, diet buah juga tidak mencukupi nutrisi lainnya seperti protein, omega-3, vitamin B, kalsium, dan zat besi. Tentunya, diet ini tidak sehat bagi penderita diabetes dan resistensi insulin.
Baca Juga: 7 Menu Buka Puasa untuk Diet, Tetap Kenyang Tanpa Khawatir Berat Badan Naik
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik