Suara.com - Berpuasa menjadi salah satu tantangan besar bagi penderita diabetes. Karenanya, mereka perlu memantau kadar glukosa agar tetap stabil.
"Diabetes adalah kondisi yang memerlukan pemantauan rutin dan memastikan bahwa kadar glukosa darah berada dalam kisaran normal dan meminimalkan fluktuasi sebanyak mungkin," jelas Ketua dan Direktur Utama di Jothydev's Diabetes Research Center, Jothydev Kesavadev.
Dilansir The Health Site, Kesavadev menyarankan beberapa kebiasan sehat yang harus diikuti penderita diabetes selama Ramadhan, yakni:
1. Perhatikan asupan saat buka dan sahur
Mulailah berbuka puasa dengan makanan yang kaya karbohidrat sederhana dan dapat diserap secara cepat oleh tubuh seperti buah kurma atau susu, diikuti karbohidrat kompleks seperti beras merah.
Selama sahur, penderita dapat mengonsumsi sereal gandum utuh dan sayuran. Makan secara lambat agar tercerna dengan baik.
Sebagai alternatif, penderita dapat memilik protein tanpa lemak seperti ikan, tahu, dan kacang-kacangan. Minum segelas susu atau makan buah sebelum tidur akan membantu menjaga kadar gula hingga dini hari.
2. Olahraga rutin
Tetap menjaga rutinitas olahraga dapat menjaga gula darah dalam kadar normal.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Pagar Alam Hari Ini, Selasa 12 April 2022
Jika olahraga biasanya terlalu sulit, penderita dapat fokus pada jalan-jalan atau latihan ringan seperti yoga. Olahraga ketahanan dapat membantu mencegah hilangnya massa otot saat mengalami defisit kalori selama Ramadhan.
3. Jaga pola tidur
Sangat penting untuk mendapatkan tidur yang cukup. Kurang tidur dapat memengaruhi hormon rasa lapar, membuat penderita diabetes sulit menolak makanan berkalori tinggi.
Tidur juga penting untuk proses metabolisme, yang telah terbukti memfasilitasi regulasi glukosa darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia