Suara.com - Salah satu penyakit yang tidak menunjukkan gejala terlalu jelas saat diderita adalah darah tinggi. Padahal, resiko dari penyakit ini cukup serius jika terlambat diidentifikasi. Tapi jika dicermati terdapat beberapa gejala darah tinggi yang muncul saat fase awal, dan bisa dikenali dengan cukup jelas.
Penyakit ini sendiri sifatnya menahun, dan baru akan memberikan gejala sangat nyata ketika kondisinya sudah berada di taraf sedang. Sebelum sampai ke tahap ini, Anda bisa mengenalinya dengan beberapa gejala yang muncul seiring perkembangan penyakit ini.
Gejala Darah Tinggi yang Paling Mudah Diidentifikasi
Meski bersifat ringan, beberapa poin ini merupakan gejala darah tinggi yang wajib dikenali dengan sigap. Terlebih ketika munculnya di saat bersamaan atau dalam tempo waktu yang singkat, maka bisa menjadi indikasi kuat darah tinggi yang dialami sudah harus mendapat perhatian.
Gejalanya antara lain :
- Sakit kepala
- Mimisan
- Nyeri di bagian dada
- Keluar darah lewat urine
- Perubahan visual atau penglihatan terganggu
- Pusing
- Sesak napas
Secara umum, beberapa gejala ini memang tidak terlalu serius. Namun wajib dipahami ini adalah gejala awal yang bisa menunjukkan seseorang mengalami penyakit jantung dan wajib mendapatkan perhatian ekstra.
Ketika beberapa gejala ini muncul, Anda bisa langsung melakukan pemeriksaan tekanan darah secara teratur untuk melihat bagaimana kondisi tekanan darah Anda. Dengan demikian akan terlihat jika kondisi tekanan darah normal atau berada di tingkat yang tidak aman.
Langkah Awal Pengobatan Darah Tinggi
Idealnya penerapan pola hidup sehat bisa jadi solusi untuk meringankan gejala dan keluhan kesehatan akibat darah tinggi ini.
Baca Juga: 4 Manfaat Punya Banyak Teman bagi Kesehatan, Salah Satunya Terhindar dari Usia Pendek
- Pertama, Anda bisa menerapkan pola makan sehat yang mengandung banyak makanan nabati. Kurangi konsumsi daging merah dan tinggi garam, serta makanan terlalu manis.
- Aktivitas fisik rutin untuk melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kebugaran fisik. Setidaknya lakukan aktivitas fisik selama 30 menit, sebanyak lima kali dalam seminggu.
- Ketiga, terapkan gaya hidup sehat dan bersih. Hindari rokok dan alkohol secara signifikan.
- Kelola tingkat stres yang Anda miliki. Salah satu pemicu darah tinggi adalah stres yang terlalu berat. Temukan aktivitas yang bisa membantu Anda bersantai, sehingga tingkat stres tetap berada di titik sehat.
Itu tadi sedikit pembahasan mengenai gejala darah tinggi dan sekelumit tips mengatasi darah tinggi yang sederhana. Semoga berguna, dan selamat beraktivitas kembali.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?