Suara.com - Penis punya ukuran dab bentuk yang beragam. Tapi hampi semuanya punya bentuk mirip dengan jamur. Lantas mengapa demikian?
Dilansir dari The Sun, ternyata para ilmuwan mengklaim itu adalah desain evolusioner yang kembali ke perselingkuhan.
Saat mempertimbangkan mengapa penis manusia terlihat seperti itu, tim ilmuwan di New York menjalankan serangkaian eksperimen. Mereka pertama kali berteori bahwa kepala penis - yang agak berbentuk jamur - sebenarnya adalah "alat" untuk mengeluarkan air mani.
Itu cukup untuk membuat seorang menggeliat, tetapi masuk akal secara evolusioner. Lelaki ingin memastikan bahwa merekalah yang meneruskan garis keturunan mereka - survival of the fittest, dan semuanya.
Untuk memastikan bahwa mereka adalah satu-satunya air mani di dalam seorang perempuan, punggungan yang memisahkan kepala dari batang, yang disebut punggungan koronal, dapat membantu. Selama penetrasi, dapat membantu mengeluarkan air mani dari dalam vagina.
Para peneliti, yang dipimpin oleh Profesor Gordon Gallup dari Universitas Negeri New York, terus terang. Makalah mereka mengatakan: "Jika seorang wanita bersanggama dengan lebih dari satu pria dalam waktu singkat, ini akan memungkinkan pria berikutnya untuk 'mengambil' air mani yang ditinggalkan oleh orang lain sebelum ejakulasi."
Tim menguji teori mereka pada tahun 2003, menggunakan alat kelamin buatan dan air mani palsu yang terbuat dari campuran pati dan air.
Memang, penis lateks dan punggungnya mampu menghilangkan lebih dari 90 persen pengganti "air mani", hanya dalam satu dorongan. Sementara sebuah penis tanpa tonjolan koronal hanya berhasil mengeluarkan 35 persen air mani. Kedalaman juga penting untuk membersihkan vagina.
"Kami berteori bahwa sebagai konsekuensi persaingan untuk menjadi ayah, laki-laki manusia mengembangkan penis yang dikonfigurasi secara unik yang berfungsi untuk menggantikan air mani dari vagina yang ditinggalkan oleh laki-laki lain," kata Prof Gallup
Baca Juga: Bocah 2 Tahun Ini Lahir dengan Diphallia, Dokter Terpaksa Mengangkat Penis yang Paling Besar
"Dengan demikian, penis manusia memungkinkan laki-laki untuk menggantikan air mani mereka dengan air mani pesaing mereka."
Tidak ada bentuk standar penis dan meskipun sebagian besar ujungnya akan seperti jamur, mereka dapat memiliki berbagai perbedaan. Ukuran, lingkar, sudut atau sunat adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan pria memiliki tampilan penis yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan