Suara.com - Sariawan merupakan infeksi jamur pada mulut, yang bisa menyerang siapa saja, termasuk balita dan anak-anak. Sariawan bisa sangat mengganggu, dan biasanya cenderung perih saat terkena makanan tertentu. Lantas, adakah obat sariawan alami yang ampuh untuk digunakan?
Diketahui, sariawan adalah infeksi jamur (ragi) yang dapat tumbuh di mulut, tenggorokan, dan bagian tubuh lainnya. Sariawan di mulut umumnya muncul sebagai pertumbuhan yang bisa terlihat seperti keju cottage – putih, lesi menonjol di lidah dan pipi. Kondisi ini dapat dengan cepat menjadi iritasi dan menyebabkan sakit mulut dan kemerahan.
Sariawan biasanya berkembang secara tiba-tiba. Gejala sariawan paling umum adalah adanya lesi putih yang sedikit menonjol di mulut, biasanya di lidah atau pipi bagian dalam. Selain itu, dapat juga dilihat pada langit-langit mulut, belakang tenggorokan, dan gusi.
Lantas, bagaimana cara mengobati sariawan? Untuk mengetahuinya, mari simak pembahasannya di bawah ini.
Jika Anda tidak terlalu suka obat-obatan medis, Anda bisa menggunakan pengobatan alami untuk mengobati sariawan. Melansir dari sejumlah sumber, berikut ini beberapa obat sariawan alami yang bisa Anda coba untuk mengobati sariawan.
1. Air garam
Larutan air garam bermanfaat untuk mempercepat proses penyembuhan sariawan. Adapun cara mengobati sariawan menggunakan air garam yaitu campurkan garam 1 sdt garam yang kedalam cangkir yang berisi setengah air hangat. Lalu, kumur sekitar 15-30 detik. Lakukan ini hingga sariawan sembuh.
2. Soda kue
Baca Juga: Awalnya Dikira Sariawan, Perempuan Ini Ternyata Idap Kanker Lidah Stadium Akhir
Soda kue bermanfaat juga untuk mengurangi peradangan sariawan. Adapun cara menggunakannya yaitu campurkan garam 1 sdt kedalam setengah gelas air. Lalu kumur menggunakan larutan soda kue tersebut sekitar 15—30 detik. Lalukan hingga kondisi sariawan membaik.
3. Yogurt
Selain air garam dan sods kue, pengobatan sariawan berikutnya yaitu menggunakan yogurt. Diketahui bahwa kadang sariawan disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori. Oleh karena itu, Anda bisa coba mengatasinya dengan menggunakan probiotik alami pembasmi bakteri seperti Yogurt. Anda bisa mengonsumsi yogurt satu porsi per hari.
4. Madu
Madu juga berguna dalam mengatasi sariawan. Pasalnya madu memiliki kandungan antibakteri dan antiperadangan. Adapun cara obati sariawan menggunakan madu yaitu dengan mengoleskannya ke bagian sariawan. Lakukam ini setidaknya sehari empat kali hingga sariawan membaik.
5. Minyak kelapa
Berita Terkait
-
Ustadz Yusuf Mansur Sebut Sulit Bicara Karena Sariawan, Bukannya Simpatik Netizen Malah Beri Komentar Pedas!
-
Gaya Bicara Ustaz Yusuf Mansur Lagi Sariawan Bikin Publik Geram, Sampai Bawa-bawa Nama Aa Gym
-
Terpopuler Kesehatan: Kanker Lidah Dikira Sariawan, Hubungan Golongan Darah dan Kesehatan Jantung
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien