Suara.com - Hari Raya Idulfitri menjadi momen kemenangan umat Muslim di seluruh dunia setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan.
Di tengah pandemi, momen merayakan Hari Raya Idulfitri perlu tetap dilakukan secara sehat dan aman, agar tidak tertular Covid-19 dan penyakit lainnya.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Tjandra Yoga Aditama, memberikan 7 tips sehat merayakan Hari Raya Idulfitri. Apa saja?
1. Pakai Masker
Saat menjalankan salat Idulfitri, akan baik kalau tetap menggunakan masker. Salat sebaiknya dilakukan di lapangan terbuka, dan kalau di dalam masjid akan baik kalau jendela dan pintu dibuka lebar-kebar agar ventilasi terjaga baik.
2. Jangan lupa istirahat
Sesudah menghabiskan waktu lama di perjalanan mudik, jangan melupakan istirahat meski sedang merayakan Idulfitri.
"Jangan begitu tiba langsung jalan-jalan, kan akan masih ada beberapa hari di kampung halaman, istirahat agar segar dulu dan baru beraktivitas," tuturnya.
3. Makan secukupnya
Baca Juga: 25 Twibbon Hari Raya Idul Fitri 2022 Terbaru, Bagikan Kartu Ucapan Idul Fitri Kekinian!
Prof Tjandra mengingatkan masyarakat untuk tidak balas dendam dan makan berlebihan di Hari Lebaran dan hari-hari sesudahnya.
"Ingat, apapun yang berlebihan maka tentu tidak baik akibatnya. Salah satu panduannya adalah bahwa ½ piring makanan kita diisi dengan sayuran dan buah, ¼ piring diisi nasi atau sejenisnya (jagung, gandum) serta ¼ lainnya kita isi dengan protein," terangnya.
4. Tetap prokes saat wisata
Untuk yang ingin berwisata di hari libur panjang, Prof Tjandra mengatakan perlu antisipasi penuhnya destinasi wisata dan pusat perbelanjaan.
"Untuk ini akan baik kalau mungkin memilih waktu yang tidak sedang puncak-puncaknya penuh, juga tetap tetap memakai masker, rajin mencuci tangan serta sedapat mungkin menjaga jarak di dalam kerumunan," katanya lagi.
5. Aplikasi PeduliLindungi
Prof Tjandra juga mengingatkan pengelola objek wisata dan pusat perbelanjaan untuk harus memastikan aplikasi PeduliLindungi benar-benar dilaksanakan di setiap pintu masuk.
6. Hindari begadang
Walaupun sudah 2 tahun tidak mudik, maka tetap lakukan aktivitas dengan seimbang. Jangan lelah berlebihan, apalagi kalau membawa anak-anak.
"Waktu tidur juga harus tetap terjaga baik, misalnya jangan jadi begadang berkepanjangan karena sudah lama tidak ketemu teman dan kerabat," terangnya.
7. Jangan lupa minum obat rutin
Bagi pengidap penyakit kronis, jangan lupa obatnya dimakan sesuai aturan. Di sisi lain, kalau selama di kampung halaman ada keluhan kesehatan maka segera konsultasi ke petugas kesehatan terdekat.
"Ingat, para pemudik akan menjalani “arus balik” yang bukan tidak mungkin akan padat dan melelahkan pula, yang membutuhkan fisik yang baik," tutupnya.
Berita Terkait
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Ini Asal Usul Gamis Bini Orang yang Ramai Diburu
-
Komisi V DPR Dorong Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Capai 20 Persen
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BNI Jelang Idulfitri, Begini Prosedur dan Tipsnya
-
BGN Atur Skema MBG Selama Libur Lebaran, Begini Teknis Distribusinya
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi