Suara.com - Seks oral maupun berciuman bisa menyebabkan berbagai penyakit menular seksual (PMS) yang mungkin mengganggu selama sisa hidup Anda.
Meskipun Meskipun masalah kesehatan mulut tidak seburuk PMS. Tapi, risikonya selalu ada ketika Anda melakukan seks oral maupun berciuman dengan seseorang yang tidak menjaga kebersihan mulut dengan tepat.
Penyakit mulut menular dan seseorang bisa terinfeksi setelah bersentuhan dengan bakteri pemicunya, seperti ketika melakukan seks oral atau berciuman.
Para ahli mengatakan bahwa pertukaran air liur dapat mentransfer sekitar 80 juta bakteri dan jika orang lain belum pernah ke dokter gigi selama bertahun-tahun atau mengikuti rutinitas oral yang baik, kemungkinan tertular bakteri jahat lebih tinggi.
Ada beberapa jenis masalah kesehatan mulut. Tapi, tidak semuanya menular. Risiko tertular masalah kesehatan mulut lebih tinggi bila penyakit disebabkan oleh bakteri atau virus.
Meskipun seseorang memiliki gigi yang bersih dan putih, mereka tetap bisa menularkan masalah kesehatan mulutnya melalui air liur.
Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa masalah kesehatan yang bisa ditularkan melalui air liur.
1. Gigi berlubang
Gigi berlubang biasanya disebabkan oleh kerusakan gigi akibat bakteri yang disebut Streptococcus Mutans, yang tidak terkendali selama bertahun-tahun. Bakteri jenis ini menghasilkan asam yang perlahan-lahan memecah email penyebab kerusakan gigi.
Baca Juga: Diminum sebelum Berhubungan Seks, Pil KB Kombinasi Ini Ampuh Cegah Kehamilan
Jika tidak dikontrol tepat waktu, bakteri ini dapat mempengaruhi lebih dari satu gigi pada satu waktu. Bakteri dapat ditransfer dari satu orang ke orang lain melalui pertukaran air liur.
2. Gingivitis
Gingivitis disebabkan oleh berbagai spesies bakteri. Setelah terinfeksi oleh bakteri ini, orang tersebut dapat mengembangkan masalah kesehatan mulut lainnya.
Saat bakteri bersentuhan dengan gusi seseorang, bakteri ini akan melepaskan racun uang mengiritasi kulit halus gusi dan menyebabkan peradangan. Pada akhirnya, kondisi ini bisa Gingivitis disebabkan oleh berbagai spesies bakteri.
Setelah terinfeksi oleh bakteri ini, orang tersebut dapat mengembangkan masalah mulut lainnya bau mulut.
3. Penyakit periodontal
Penyakit periodontal adalah suatu kondisi di mana kantong nanah mulai terbentuk di bawah garis gusi. Seiring waktu, kondisi itu meningkatkan peradangan dan mulai mempengaruhi jaringan tulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren