Suara.com - Selebriti Kim Kardashian mengaku telah menurunkan berat badannya sebanyak 7,26 kilogram dalam tiga minggu agar bisa muat dengan gaunnya untuk Met Gala 2022.
Dalam acara yang diselenggarakan pada Selasa (3/5/2022) itu, Kim memakai gaun ikonik berwarna nude yang dikenakan Marilyn Monroe ketika menyanyikan 'Happy Birthday' untuk John F. Kennedy pada 1962 silam.
Kim mengatakan dia melakukan diet ketat dengan mengurangi gula dan karbohidrat demi menurunkan berat badan.
"Saya tidak membuat diri saya kelaparan, tetapi saya diet sangat ketat. Hanya sayuran dan protein," jelas Kim, dilansir Insider.
Namun, ahli gizi Nichola Ludlam-Raine mengatakan cara tersebut tidak sehat dan perlu untuk menurunkan berat badan. Membatasi karbohidrat hanya dapat menurunkan air, bukan kehilangan lemak.
Selain itu, cara dari Kim dapat berbahaya bagi orang-orang yang rentan, seperti penderita gangguan makan. Lebih baik merekomendasikan penurunan berat badan yang lebih lambat, serta berkelanjutan.
Membatasi karbohidrat hanya menghilangkan air, bukan lemak
Kim juga mengatakan bahwa dia berlari di treadmill dan mengenakan pakaian sauna dua kali sehari, menyebabkan tubuh berkeringat serta kehilangan lebih banyak air.
Nichola mengatakan semua faktor tersebut ditambah pembatasan karbohidrat dapat menyebabkan hilangnya banyak air.
Baca Juga: Tampil Memukau di Met Gala, Kim Kardashian Rela Lakukan Diet Ketat Demi Kehilangan Bobot Badan
"Tidak mungkin kehilangan 7,26 kilogram lemak dalam tiga minggu," komentar Nichola.
Ketika Karbohidrat dan gula dibatasi, tubuh akan kehilangan air serta simpanan glikogen (karbohidrat) di hati dan otot. Semua itu akan kembali dengan cepat segera setelah mulai makan secara normal.
Untuk setiap satu gram karbohidrat yang kita makan, tubuh kita menahan tiga sampai empat gram air.
Artinya, diet tanpa karbohidrat sering membuat orang berpikir bahwa mereka telah kehilangan lemak, padahal sebenarnya hanya air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang