Suara.com - Selama ini banyak orang bersusah payah untuk bisa menurunkan berat badan saat mengalami obesitas. Tapi, sebuah studi baru menunjukkan bahwa menjadi vegan selama 12 minggu dapat membantu beberapa orang mengatasi masalah obesitas.
Para peneliti di Belanda menemukan bahwa orang yang kelebihan berat badan akan kehilangan rata-rata 8 kg setelah beralih ke pola makan nabati selama tiga bulan.
Mereka mengaitkan hasilnya dengan diet yang menghilangkan keju kalori dan daging merah. Langkah ini juga secara drastis membatasi prospek ngemil dan makan di luar.
Temuan yang baru-baru ini dipresentasikan di Kongres Eropa tentang Obesitas di Maastricht di Belanda, didasarkan pada tinjauan terhadap 11 percobaan ilmiah untuk mempelajari pola makan vegan terhadap pola makan lain, yang melibatkan 800 orang dewasa yang kelebihan berat badan atau menderita diabetes tipe 2.
Seorang kritikus dari langkah tersebut mencatat bahwa "keringat, parfum, dan riasan" mungkin bisa masuk ke gaun itu dan menyebabkan "kerusakan dan noda yang tak terhitung."
Kim Kardashian kehilangan 16 pound dalam sebulan sebelum mengenakan gaun antik, yang dikenakan oleh Marilyn Monroe, untuk Met Gala 2022 pada 2 Mei.
Mereka yang beralih sepenuhnya dari pola makan khas Barat ke pola makan vegan, rata-rata kehilangan 8 kg pon. Dan, dibandingkan dengan mereka yang menjalani diet mode lainnya, vegan masih menjadi yang teratas, kehilangan rata-rata 4,5 kg.
Namun, kadar gula darah dan kolesterol tidak berubah secara signifikan dari satu pola makan ke pola makan berikutnya, catat para peneliti, dengan pola makan vegan yang kinerjanya hanya sedikit lebih baik dalam aspek tersebut.
"Diet vegan cenderung menyebabkan penurunan berat badan karena dikaitkan dengan pengurangan asupan kalori karena kandungan lemak yang lebih rendah dan kandungan serat makanan yang lebih tinggi," kata penulis utama Anne-Ditte Termannsen dari Rumah Sakit Universitas Kopenhagen. "Namun, lebih banyak bukti diperlukan mengenai hasil kardiometabolik lainnya."
Baca Juga: Ivan Gunawan Rindu Kurus, Netizen: Kamu Sudah Terlalu Makmur
Di AS, hampir 74% orang dewasa di atas usia 20 secara medis memenuhi syarat sebagai kelebihan berat badan atau obesitas, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Selain diabetes, orang dengan terlalu banyak lemak lebih mungkin didiagnosis dengan beberapa jenis kanker dan penyakit kardiovaskular - serta menderita komplikasi muskuloskeletal.
Pakar nutrisi mendesak pasien untuk mencari bimbingan dokter mereka sebelum merombak pola makan mereka, karena mereka yang hanya mengonsumsi makanan nabati dapat berisiko mengalami kekurangan nutrisi, seperti B12, yang sebagian besar berasal dari bahan-bahan hewani. Dengan demikian, suplementasi mungkin disarankan.
Termannsen telah mengatakan bahwa pekerjaan ini adalah "bukti terbaik yang tersedia" untuk membuktikan bahwa pola makan vegan dapat menjadi alat yang berguna untuk "manajemen kelebihan berat badan dan diabetes tipe 2."
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara