Suara.com - Anak Youtuber Farida Nurhan, Permesta Dhyaz, membagikan potret hidungnya yang mengalami infeksi implan. Sekitar tiga bulan lalu, Dhyaz memang menjalani operasi plastik untuk mengubah bentuk hidungnya.
Melalui akun TikTok miliknya, Dhyaz menunjukkan kondisi hidungnya yang bengkak dan memerah. Apa kata dokter Tompi?
Menurut dokter bedah plastik dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP-RE., kondisi itu memang menjadi tanda-tanda adanya infeksi implan hidung. Ia mengatakan bahwa kondisi tersebut sebenarnya tidak membahayakan asalkan segera ditangani dengan cepat.
"Dengan kita mengevakuasi implan, jaringan semua bisa selamat, tidak akan memberikan perubahan yang berarti hanya saja bentuk hidung kembali seperti semula," ucap dokter yang akrab disapa Tompi itu, dihubungi suara.com, Senin (9/5/2022).
Setelah fase inflamasi terlewat dan infeksi mereda, operasi bedah hidung bahkan bisa diulang kembali. Akan tetapi, tindakan itu baru bisa diulang setelah 6 bulan hingga satu tahun lasca infeksi sembuh. Karena menunggu hidung benar-benar pulih kembali.
Dokter Tompi menyampaikan, apabila penanganan infeksi terlambat dengan membuarkan bengkak dan kemerahan berlarut-larut, justru berisiko memunculkan permukaan luka pada kulit.
"Itu menimbulkan parut di luar tentu hasilnya jadi enggak estetis. Itu kenapa sebaiknya segera dibereskan dan tidak bisa mengandalkan antibiotik saja. Karena sembuh sebentar nanti bengkak lagi," ujarnya.
Apabila implan menggunakan silikon, maka harus dikeluarkan kembali saat terjadi infeksi, lanjutnya. Meski begitu, infeksi implan tersebut tidak akan mempengaruhi fungsi indera penciuman sama sekali.
"Apakah bisa mempengaruhi indra penciuman, seharusnya tidak. Karena cara penempatan implan dan kerja dari sistem syaraf, penciuman itu berbeda. Jadi harusnya aman," pungkas dokter Tompi.
Berita Terkait
-
Berapa Biaya Oplas Hidung di Dokter Tompi seperti yang Dilakukan Rina Nose?
-
Tompi Curhat Pasiennya Tak Kunjung Bayar Usai Operasi Plastik, dari Tummy Tuck Sampai Pasang Implan
-
3 Basic Skincare Apa Saja? Ini Kata Dokter Tompi untuk Kulit Lembap Terlindungi
-
Akun YouTube Cuma Ditawar Rp300 Juta, Farida Nurhan Tolak Mentah-Mentah
-
Bobon Santoso Tegaskan Pamit dari YouTube Bukan Gimmick, Ungkap Biaya Konten Terlalu Besar
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026