Suara.com - Ahli kesuburan mengatakan perempuan vegan berisiko mengalami kesulitan untuk hamil dibandingkan perempuan yang melakukan diet normal. Apa sebabnya?
Ahli Kesuburan Grace Dugdale memperingatkan meski perempuan vegan mengonsumsi makan sarat buah, sayur dan kacang-kacangan, tapi pola hidup vegan bisa menyebabkan masalah untuk perempuan yang ingin hamil.
Ini karena perempuan vegan kehilangan nutrisi penting, karena tubuhnya memiliki kadar seng, zat besi, dan vitamin B12 karena tidak mengonsumsi daging hewani.
Ditambah mereka juga kerap kekurangan Omega 3 yang berasal dari ikan, dan kekurangan yodium yang berasal dari susu dan ikan putih.
Inilah sebabnya perempuan vegan yang akan hamil, disarankan untuk mulai mengonsumsi daging.
"Jika vegan dan vegetarian tidak mengonsumsi suplemen yang tepat, mereka juga harus mengejar ketinggalan untuk menambah kembali nutrisi di tubuh," ujar Dugdale mengutip Daily Mail, Selasa (10/5/2022).
Ahli kesuburan yang juga ahli biologi pakar infertilitas itu mengaku sangat paham ada beberapa orang yang jadi vegan dengan alasan peduli lingkungan. Tapi ia mengingatkan perempuan yang mencoba hamil, baiknya makan sedikit daging dan ikan.
"Pengujian vitamin dan mineral memberitahu kita jika pola makan seseorang mempengaruhi kebutuhan nutrisi tubuh, dan pasien vegan seringkali memiliki nutrisi penting yang rendah, yang dibutuhkan untuk perkembangan bayi," sambung Dugdale.
Ia juga menambahkan, telur dan susu mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan untuk kesuburan dan kehamilan.
Baca Juga: Alami Menstruasi Tiap 10 Hari, Wanita Ini Harus Minum Pil Kontrasepsi Sejak Remaja
Ini karena susu nabati memiliki kandungan yodium, seperti yang ada di susu sapi. Daun hijau memang mengandung zat besi, tapi tidak semudah menyerap zat besi yang ada dalam daging.
Seng yang ada pada daging, juga terbukti bisa meningkatkan jumlah sperma lelaki, dan kemampuan sperma untuk berenang lebih gesit.
Berita Terkait
-
4 Skin Tint Vegan untuk Tampilan Glass Skin, Solusi Aman Kulit Sensitif
-
Apa Bedanya Vegan dan Vegetarian? Ini Penjelasannya, Jangan Sampai Keliru!
-
Apa Itu Skincare Vegan? Ini 5 Rekomendasi Brand Lokal yang Layak Dicoba
-
5 Rekomendasi Sunscreen Vegan Friendly, Aman untuk Kulit Mulai Rp80 Ribuan
-
4 Face Wash Vegan dengan Centella Asiatica yang Aman untuk Kulit Sensitif
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren