Suara.com - Metode operasi plastik (oplas) hidung agar mancung bisa menggunakan implan silikon ataupun jaringan tubuh sendiri yang diambil dari tulang lain. Selain keduanya, metode kombinasi yang mencampirkan silikon dengan jaringan tubuh juga bisa dilakukan.
Dokter bedah plastik dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP-RE., mengatakan, walaupun metode yang digunakan berbeda, tetapi hasilnya bisa sama-sama baik. Terutama oplas yang menggunakan jaringan tubuh.
"Kembali lagi ke teknis pengerjaan, tergantung siapa yang mengerjakan dan bagaimana dipakai. Kalau misalnya dikerjakan oleh tangan yang sama, maka tentu penggunaan dari badan sendiri lebih unggul," ucap dokter yang akrab disapa Tompi tersebut, saat dihubungi suara.com, Senin (9/5/2022).
Meski menggunakan bahan alami, oplas hidung dengan jaringan tubuh bukan tanpa risiko. Dokter Tompi mengatakan, oplas hidung dengan jaringan tubuh biasanya menggunakan tulang rawan pada bagian tertentu, misalnya di telinga.
Tulang yang dimasukan ke hidung tersebut, masih berisiko bengkok apabila terkena benturan ataupun sebab lainnya.
"Tapi semua bisa diminimalisir dengan menguasai teknik yang baik," ujarnya.
Risikk infeksi juga masih bisa terjadi. Hanya saja tata laksana pengobatannya berbeda.
"Bedanya infeksi yang terjadi pada implan dengan infeksi pada tulang rawan adalah ditatalaksana. Kalau implan begitu infeksi harus dicabut, kalau tulang rawan begitu infeksi tinggal Kasih antibiotik. Selanjutnya infeksi itu bisa teratasi tanpa perlu dibongkar," paparnya.
Baca Juga: Berencana Mancungkan Hidung dengan Oplas? Segini Kira-kira Biayanya di Indonesia
Berita Terkait
-
Dihujat, Ria Ricis Jelaskan Oplas Hidung karena Lelah Pakai Obat
-
Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes
-
Ria Ricis Akhirnya Akui Oplas Hidung, Sekalian Biar Makin Cantik
-
Apakah Operasi Sinus Bikin Mancung? Ramai Dibahas gegara Hidung Baru Ria Ricis
-
Dari Tabu ke Tren: Mengapa Pasien Indonesia Mulai Melirik Bangkok untuk Operasi Plastik
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?