Suara.com - Wasir dan kanker usus besar adalah dua kondisi yang sama sekali berbeda, namun tetap saja, sulit untuk memahami perbedaan antara keduanya. Untuk gejalanya pun memerlukan pemeriksaan yang tepat. Lantas, apa perbedaan wasir dan kanker usus besar? Berikut ini penjelasannya.
Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai perbedaan wasir dan kanker usus besar. Ini penting untuk diketahui, agar Anda tahu apakah Anda menderita wasir atau sesuatu yang lebih serius seperti kanker usus besar.
Perbedaan Wasir dan Kanker Usus Besar
Wasir adalah kondisi di mana anus dan rektum bagian bawah mengalami pembengkakan pembuluh darah. Vena ini seperti varises yang mencegah aliran darah ke arah yang benar.
Melansir dari sejumlah sumber, secara umum wasir dibedakan menjadi dua yakni internal dan eksternal. Wasir internal ini terbentuk di dalam rektum, sedang wasir eksternal terbentuk di sekitar anus di bawah kulit.
Banyak orang yang belum bisa membedakan antara wasir dan kanker usus besar. Untuk membedakannya, Anda perlu tahu apa yang menyebabkan wasir. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab yang berkontribusi terhadap pembentukan wasir:
- Menggunakan toilet berjam-jam
- Menekan saat buang air besar
- Kegemukan
- Diare berulang
- Sembelit yang berkepanjangan dan parah
- Diet dengan jumlah serat yang lebih sedikit
- Kehamilan
- Angkat beban berat
Diketahui, dengan bertambahnya usia, jaringan elastis dapat melemah. Kelemahan ini memberikan akses ke vena anus dan rektum untuk menonjol ke luar. Oleh karena itu, sekitar setengah dari semua orang dewasa menghadapi wasir sampai usia 50-an.
Jadi, jika Anda telah menghadapi gejala seperti di bawah ini, maka Anda mungkin terkena wasir. Adapun gejalanya sebagai berikut:
- Iritasi di daerah anus
- Gatal parah
- Darah di tisu toilet saat buang air besar
- Benjolan yang sangat sensitif dan menyakitkan
- Gerakan usus yang tidak nyaman
- Sakit punggung dan perut
Baca Juga: Mantan Jubir Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto Meninggal di Malang
Sedangkan untuk gejala kanker usus besar yakni yang paling jelas adalah pendarahan. Pendarahan pada awalnya tidak sering, tetapi sangat penting untuk mengunjungi dokter jika Anda menghadapi pendarahan untuk beberapa waktu.
Tanda lainnya dari kanker usus besar adalah benjolan di dekat anus, yang mirip dengan wasir. Adapun gejala lainnya termasuk penurunan berat badan yang tidak diinginkan, kram di perut, kelemahan ekstrem, dan kelelahan parah.
Demikian ulasan mengenai perbedaan wasir dan kanker usus besar yang penting untuk diketahui. Jika Anda mengalami gejala di atas, segera konsultasikan kepada dokter ahli agar mengetahui apakah Anda terkena wasir atau kanker usus besar, atau penyakit lainnya. Sehingga Anda akan mendapatkan pengobatan yang tepat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty