7. Tukar produk pembersih yang sehat
Pembersih kamar mandi atau counter spray yang Anda gunakan tidak hanya dapat mempengaruhi lingkungan, tetapi juga dapat mempengaruhi usus Anda. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa penggunaan produk pembersih antibakteri dan antimikroba dapat berdampak negatif pada mikrobiota usus. Ganti sabun atau deterjen antibakteri dengan pilihan yang lebih sehat.
8. Tambahkan prebiotik
Prebiotik adalah jenis serat khusus yang bertindak sebagai makanan untuk probiotik di mikrobioma Anda. Cobalah satu sendok bubuk inulin dalam kopi atau smoothie Anda, dan tambahkan produk seperti pisang, asparagus, bawang merah, dan bawang putih yang mengandung prebiotik alami untuk membantu menjaga kesehatan usus Anda.
9. Percaya pada Insting
Jika olahraga memberi terlalu banyak tekanan pada tubuh Anda, atau makanan yang "sehat" membuat Anda merasa lesu, percayalah pada insting Anda. Berikan tubuh Anda apa yang diinginkannya alih-alih apa yang menurut Anda "harus" Anda lakukan. Tubuh Anda memiliki kekuatan untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Cobalah dengarkan insting Anda baik-baik sehingga Anda dapat memberikan apa yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.
Demikian ulasan mengenai 9 cara menjaga kesehatan usus yang penting untuk diketahui. Pastikan menghindari hal-hal yang memicu usus bermasalah. Semangat hidup sehat!
Kontributor : Ulil Azmi
Baca Juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh dan Cegah Long Covid-19, Konsumsi 4 Makanan Ini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia