Suara.com - Ibuprofen menjadi salah satu obat yang kerap ada di lemari obat di rumah. Ini adalah penyelamat hidup untuk hampir setiap penyakit umum, dari sakit punggung hingga nyeri haid dan radang sendi.
Karena sering dikonsumsi banyak orang tidak lagi melihat anjuran penggunannya. Lantas, amankan mengonsumsi ibuprofen saat perut kosong?
NHS memberikan saran tentang cara terbaik untuk menggunakan ibuprofen.
Dikatakan "Anda dapat makan dan minum secara normal sambil mengonsumsi semua jenis ibuprofen". Tapi “yang terbaik adalah untuk mengambil ibuprofen dengan makanan sehingga tidak mengganggu perut Anda”.
NHS memperingatkan "jangan meminumnya dengan perut kosong" - artinya tanpa makanan atau cairan apa pun, seperti air.
Melakukan hal itu lebih mungkin menyebabkan sakit perut, katanya. Efek samping ibuprofen mungkin termasuk mulas, maag, mual dan muntah, pendarahan, diare, kram dan kembung.
Menurut Healthline, gejala ini lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 65 tahun, orang dengan riwayat mulas atau penggunaan alkohol.
Tablet, kapsul, butiran atau ibuprofen cair harus diminum dengan minuman air, susu atau jus, kata NHS, serta makanan atau camilan.
Namun, jika Anda baru saja makan sesuatu yang berat, mungkin perlu waktu lebih lama bagi ibuprofen untuk mulai bekerja.
Baca Juga: Ini yang Bisa Dilakukan Keluarga Saat Lansia Susah Makan
Jika mengambil tablet yang meleleh di mulut, Anda tidak perlu minum air. Ibuprofen biasanya membutuhkan waktu antara 20 dan 30 menit untuk mulai bekerja, jika diminum.
Ibuprofen mengurangi peradangan dalam tubuh dan termasuk dalam kategori obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID). Peradangan terjadi karena berbagai alasan: mungkin merupakan tanda infeksi atau merupakan respons tubuh terhadap kerusakan.
Ini bisa diambil untuk meredakan radang sendi, nyeri haid, sakit punggung atau sakit gigi.
Obat ini juga dapat meredakan pembengkakan yang disebabkan oleh keseleo dan tegang - meskipun NHS mengatakan untuk mencoba menunggu setidaknya 48 jam untuk menghindari memperlambat proses penyembuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter