Suara.com - Billie Eilish telah terbuka tentang kondisinya, yangn mengidap sindrom Tourette, sejak 2018 lalu. Sang musisi mengumumkannya melaui sebuah unggahan di Instagram.
Baru-baru ini, gadis 20 tahun itu berbicara tentang pengalamannya dengan gangguan tic ini dalam sebuah wawancara dengan David Letterman di serial Netflix My Next Guest Needs No Introduction.
Dalam wawancara tersebut, Eilish tampak memalingkan mukanya dari Letterman, yang sedang mengajukan pertanyaan padanya.
Pelantun "Bad Guy" itu pun langsung menjelaskan bahwa ia sedang mengalami episode tic karena sindrom Tourette-nya.
Episode tic yang dialami Billie Eilish
Dilansir Insider, sindrom Tourette ditandai dengan gerakan kecil maupun ucapan berulang yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak disengaja. Ini disebut dengan 'tic'.
Menurut National Institute of Neurological Disorders AS, kebanyakan pengidap Tourette mengalami episode tic pertama di masa kanak-kanak dan seiring waktu belajar mengelola gejalanya di akhir usia belasan hingga awal 20-an tahun.
Sementara Eilish didiagnosis dengan sindrom Tourette pada usia 11 tahun. Saat itu, episode tic yang dialaminya adalah gerakan menutup mata atau membuka mulut lebar-lebar.
"Jika Anda merekam saya cukup lama, Anda akan melihat banyak episode tic," kata Eilish kepada Letterman.
Baca Juga: Sindrom Tourette yang Diidap Billie Eilish Masih Sering Menjadi Bahan Lelucon
Sekarang, gerakan tic-nya yang biasanya konstan adalah goyangan telinga ke depan dan ke belakang, mengangkat alis, membuka rahang hingga berbunyi 'klik', dan melenturkan tangannya.
"Itu adalah hal-hal yang tidak akan pernah Anda sadari jika Anda berbicara dengan saya, tapi bagi saya, itu sangat melelahkan," sambungnya.
Episode tic Eilish akan meredeka teika ia fokus pada sesuatu yang lain atau bergerak, seperti saat ia tampil di atas panggung atau menunggang kuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia