Suara.com - Rima Melati harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU rumah sakit karena menderita ulkus dekubitus.
Menurut Widyawati, sahabat Rima Melati, kondisi artis senior itu sekarang cukup mengkhawatirkan. Ia pun tak memungkiri cukup sedih dengan kondisi Rima Melati.
"Karena ikubitus, luka yang di belakang, yang kalau kita terlalu lama tidur, itu jadi ke mana-mana," ungkap Widyawati.
Ulkus dekubitus yang juga dikenal sebagai luka tekan atau luka baring ini bisa memakan waktu 3 hari sampai 2 tahun untuk sembuh.
Seberapa cepat ulkus dekubitus sembuh, tergantung pada seberapa dalam lukanya dan langkah yang dilakukan untuk mengobatinya.
Ulkus dekubitus tahap 1, di mana kuit menjadi merah atau berubah warna tetapi tidak pecah bisa sembuh dalam 3 hari bila dirawat dengan benar.
Cara terbaik untuk mengobati ulkus dekubitus tahap ini adalah menghindari penyebabnya. Tapi dilansir dari Schenk Smith, ada beberapa langkah lain yang harus dilakukan, seperti:
- Menjaga luka tetap bersih dan kering
- Minum banyak air
- Konsumsi makanan berprotein
- Cukupi asupan mineral dan vitamin
Sedangkan, ulkus dekubitus tahap 2 ketika lapisan kulit pertama dan kedua ikut rusak bisa memakan waktu 3 minggu untuk sembuh. Namun, pada dasarnya pengobatan ulkus dekubitus tahap 2 sama dengan tahap 1.
Sementara itu, ulkus dekubitus tahap 3 biasanya lebih serius dan membutuhkan waktu 1 hingga 4 bulan untuk sembuh. Luka pada tahap ini menembus lapisan kulit pertama dan kedua serta memotong jaringan di bawahnya.
Baca Juga: Dialami Marshanda, Ini Gejala dan Ciri-ciri Tumor Payudara
Pada tahap ini, luka bisa terinfeksi. Siapa pun yang mengalami ulkus dekubitus tahap 3 harus segera mendapatkan perawatan medis untuk proses penyembuhannya.
Lalu, ulkus dekubitus paling serius adalah tahap 4 ketika ulkus memperlihatkan otot dan tulang. Pada tahap ini, risiko infeksi sangat tinggi.
Ulkus dekubitus tahap 4 memerlukan kunjungan ke dokter dan mungkin memerlukan pembedahan. Jenis luka ini bisa memakan waktu antara tiga bulan dan dua tahun untuk sembuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal