Suara.com - Dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM level 1 di hampir seluruh wilayah Indonesia, praktis kegiatan masyarakat pun berangsur kembali normal.
Destinasi wisata dan tempat hiburan yang sebelumnya tutup kini sudah dipenuhi oleh wisatawan. Pun begitu dengan sektor usaha-sektor usaha lainnya, yang mulai kembali beroperasi normal.
Meski begitu Satgas Covid-19 mengatakan pemulihan pariwisata dan ekonomi ini harus dilakukan dengan penuh kewaspadaan. Mengingat, risiko penularan Covid-19 masih tetap ada meski jumlah kasus belakangan menurun.
"Peningkatan ekonomi nasional harus terus ditingkatkan dalam upaya untuk bangkit dari Pandemi. Saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dalam meningkatkan aktivitasnya untuk mendukung proses pemulihan ekonomi nasional," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dikutip dari situs resmi Satgas Covid-19.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Ekonomi Indonesia pada Kuartal 1 Tahun 2022 terjadi perbaikan dengan pertumbuhan 5,01 persen. Angka ini meningkat dibandingkan saat awal pandemi tahun 2020 dengan angka hanya sebesar 2,97 persen secara tahunan (year on year).
Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kerjasama luar negeri dalam upaya pemulihan ekonomi. Salah satunya melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).
Penanganan pandemi COVID-19 yang semakin tertangani dengan baik serta kondisi keamanan yang stabil, maka sektor parekraf semakin siap untuk menerima kembali wisatawan internasional.
Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Satgas Penanganan COVID-19 melakukan pertemuan dengan Pemerintah Singapura pada 1 Juni 2022 di Singapura. Kedua belah pihak membahas kebijakan pariwisata, pelonggaran pembatasan perjalanan, serta optimalisasi destinasi wisata Batam, Bintan, dan Bali.
Sehingga Indonesia bersama Singapura dan negara-negara ASEAN lainnya, dapat membuat Asia Tenggara sebagai destinasi wisata yang atraktif. Langkah yang digagas ini akan bertujuan membantu pemulihan ekonomi dan membuka lapangan kerja yang lebih luas.
Baca Juga: Berencana Liburan? Intip Yuk Tempat yang Bisa Dikunjungi di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas Ini
"Momentum ini harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk akselerasi di semua sektor, terkhusus transportasi udara, untuk bisa bersaing dan mendukung aktivasi sektor pariwisata nasional dan internasional," pungkas Wiku.
Berita Terkait
-
New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga
-
Bosan Mudik Saja? Intip 3 Destinasi Wisata Alam Paling Hits untuk Libur Lebaran 2026
-
Menyusuri Situs Ashabul Khafi, Wisata Sejarah dan Religi di Yordania
-
Cerita Inspiratif: Desa Pajambon Harmoni Tani dan Wisata
-
Cerita Inspiratif - Desa Pajambon Harmoni Tani dan Wisata
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi