Suara.com - Kebiasaan olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Tapi yang sering jarang disadari, adalah beberapa kebiasaan yang dapat memicu terjadinya cedera. Penyebab terjadinya cedera olahraga sendiri cukup banyak, maka harus dipahami dan disadari sebagai langkah pencegahan.
Sebenarnya hal-hal penyebab terjadinya cedera olahraga bisa dilihat dari hal paling sederhana, hingga hal yang cukup kompleks. Berikut, beberapa penyebab terjadinya cedera olahraga yang paling sering dialami, dan bisa dicegah dengan cukup mudah.
1. Tidak atau Kurang Pemanasan
Olahraga, apapun jenisnya, wajib diawali dengan pemanasan yang baik. Peregangan otot kaki, tangan, bagian perut, otot leher, dan setiap otot yang diperlukan, harus dilakukan. Tujuannya agar otot berada dalam kondisi siap untuk terus digunakan secara intens dalam waktu tertentu.
Tidak atau kurang melakukan pemanasan bisa meningkatkan risiko cedera baik dalam olahraga ringan atau bahkan berat.
2. Teknik Latihan yang Salah
Melakukan olahraga atau latihan dengan personal trainer sebenarnya cukup direkomendasikan, karena bisa memastikan Anda melakukan gerakan atau teknik yang tepat. Tidak sedikit cedera terjadi akibat penggunaan teknik yang salah, dan membuat tubuh berpostur buruk. Tekanan beban pada otot yang salah atau posisi yang tidak tepat, meningkatkan risiko cedera.
Maka dari itu, pastikan Anda menggunakan teknik latihan atau gerakan dengan tepat. Anda bisa meminta rekomendasi personal trainer atau orang yang lebih paham untuk hal ini.
3. Kondisi Genetik atau Turunan
Baca Juga: Jaga Kebugaran, Ini 4 Tips Mencegah Heat Stroke Saat Olahraga
Poin ketiga sebenarnya cukup mendasar, yakni faktor genetik atau turunan. Penyebab terjadinya cedera olahraga yang diakibatkan karena faktor ini harus dikonsultasikan dengan orang yang benar-benar ahli, agar ketika olahraga tetap ingin dilakukan Anda bisa menggunakan adaptasi yang tepat.
Baik dari segi teknik, porsi latihan, atau variabel lain, bisa disesuaikan dengan kondisi yang Anda miliki.
4. Melakukan Olahraga Berlebihan
Sekuat apapun tubuh yang Anda miliki, tetap ada batas yang jelas untuk mengatakan cukup. Olahraga memang hal yang baik, namun saat dilakukan berlebihan akan memberikan beban pada tubuh yang diluar kapasitasnya sehingga memicu cedera.
Pastikan porsi olahraga harian Anda tidak berlebihan dan sesuai dengan kekuatan tubuh. Jika ingin meningkatkan porsi latihan, lakukan secara bertahap dan perlahan sesuai arahan atau rekomendasi.
5. Peralatan yang Tidak Mendukung
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif