Suara.com - Prevalensi anak-anak yang menderita diabetes tipe 2 di India meningkat berkat pilihan gaya hidup yang buruk dan kebiasaan makan yang tidak sehat.
"Di India, diperkirakan 10 persen anak-anak berusia 5 tahun menderita pra-diabetes," kata Pendiri & CEO, Arogya World, Nalini Saligram.
Menurutnya, sebagian besar diabetes dapat dicegah.
"Agar pencegahan berhasil, kita harus mulai dari usia muda," sambungnya, dilansir The Health Site.
Saligram menyarankan agar anak-anak diajarkan kebiasaan makan sehat untuk mencegah diabetes:
1. Makan buah dan sayur setiap hari
Konsumsi buah dan sayuran segar setiap hari. Minimal 2 buah dan 3 mangkuk sayur setiap hari.
2. Hindari gula dan tepung halus
Konsumsi biji-bijian seperti gandum utuh, jagung, johar, ragi dan hindari gula halus dan tepung.
Baca Juga: Viral di TikTok, Obat Diabetes Tipe 2 Ramai Digunakan untuk Menurunkan Berat Badan
3. Tingkatkan asupan makanan kaya protein
Tingkatkan asupan kacang polong, chana, telur, ikan, ayam dan kedelai. Ini adalah protein tinggi yang akan membantu membangun otot dan kekebalan.
4. Perhatikan ukuran porsinya
Perlu kita pahami bahwa kebutuhan anak-anak lebih tinggi daripada orang dewasa karena mereka dalam fase pertumbuhan. Karenanya, penting untuk mengetahui ukuran porsi mereka untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.
5. Batasi asupan makanan gorengan
Disarankan untuk mengurangi makanan yang digoreng. Makanan ini kaya akan lemak dan garam, yang juga dapat menyebabkan obesitas dan tekanan darah tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem