Suara.com - Hipertiroid adalah suatu kondisi di mana tiroid Anda menciptakan dan melepaskan lebih banyak hormon daripada yang tubuh Anda butuhkan. Ini bisa disebut juga tiroid yang terlalu aktif. Hipertiroid dapat memengaruhi seluruh tubuh dan merupakan kondisi atau penyakit yang perlu ditangani oleh penyedia layanan kesehatan. Adapun bahaya penyakit hipertiroid akan diulas di sini.
Diketahui, tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di bagian depan leher. Kelenjar sendiri adalah organ yang dapat ditemukan di seluruh tubuh. Ketika kelenjar tiroid dalam tubuh bekerja dengan benar, maka tubuh akan seimbang dan semua sistem akan berfungsi dengan baik.
Namun jika tiroid dalam tubuh menciptakan terlalu banyak tiroid, maka itu dapat berdampak pada kesehatan tubuh sehingga dapat mengalami penyakit hipertiroid. Lantas, apa bahaya penyakit hipertiroid? Melansir dari laman Cleveland Clinic, simak penjelasannya berikut ini.
Bahaya Penyakit Tiroid
Penyakit hipertiroid ini dapat berdampak pada banyak bagian tubuh. Mulai dari sistem vaskular (jantung) hingga sistem kerangka (tulang) semuanya dapat terpengaruh jika tubuh memiliki tiroid yang terlalu aktif. Jika tidak segera diobati, maka hipertiroid dapat menjadi ancaman yang membahayakan bagi kesehatan tubuh karena berdampak seperti di bawah ini:
- Fibrilasi atrium
- Stroke
- Gagal jantung kongestif
- Osteoporosis
Jika Anda mengalami gejala hipertiroid, penting untuk menemui penyedia layanan kesehatan Anda sehingga mereka dapat menentukan diagnosis yang tepat dan merekomendasikan pengobatan yang tepat pula. Adapun beberapa gejala yang berkaitan dengan penyakit hipertiroid perlu Anda perhatikan yakni sebagai berikut:
- Detak jantung cepat (palpitasi)
- Merasa gemetar atau gugup
- Penurunan berat badan
- Nafsu makan meningkat
- Diare dan buang air besar lebih sering
- Kulit tipis, hangat dan lembab• Perubahan menstruasi
- Intoleransi terhadap panas dan keringat berlebih
- Masalah tidur.
- Leher bengkak akibat membesarnya kelenjar tiroid (gondok)
- Rambut rontok dan perubahan tekstur rambut (rapuh)
- Mata menonjol (terlihat pada penyakit Graves)
- Kelemahan otot
Jika Anda mengalami tanda dan gejala seperti yang disebutkan di atas, penting untuk menemui penyedia layanan kesehatan sehingga mereka dapat menilai kondisi. Jika Anda telah didiagnosis menderita penyakit hipertiroid, Anda mungkin perlu mengunjungi penyedia layanan kesehatan secara teratur untuk memastikan pengobatan Anda berhasil.
Jika Anda mengalami tanda-tanda badai tiroid, komplikasi hipertiroidisme, seperti demam tinggi dan detak jantung yang sangat cepat, pergilah ke rumah sakit terdekat sesegera mungkin.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Hipertiroid, Penyakit yang Diidap Indra Bruggman
Demikian ulasan mengenai bahaya penyakit hipertiroid lengkap dengan gejalanya yang penting untuk diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat. Mari selalu perhatikan kondisi kesehatan, jika merasa kondisi kesehatan bermasalah segera konsultasikan ke dokter.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan