Suara.com - Produk makanan atau pun minuman tertentu kerap diberi label 'diet' untuk menandakan seolah-olah aman dikonsumsi oleh orang yang sedang menurunkan berat badan. Salah satunya produk minuman soda.
Tetapi, walaupun diberi label soda diet, minuman tersebut tetap saja mengandung gula sebagai pemanis.
Seorang apoteker asal Inggris Niraj Naik mengungkapkan berbagai efek negatif akibat mengonsumsi soda diet. Ia mengatakan kalau dampak negatifnya bagi tubuh mulai terjadi sejak 10 menit pertama pasca diminum.
Berbagai penelitian kesehatan juga telah membuktikan bahwa konsumsi minuman dengan pemanis buatan dapat menyebabkan penambahan berat badan. Lebih lanjut, satu penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Atherosclerosis Reports memperingatkan bahwa minuman dengan pemanis buatan juga bisa menyebabkan diabetes tipe 2.
Dikutip dari Mirror, Naik mengungkapkan apa yang terjadi pada tubuh mulai dari 10 menit pertama hingga 1 jam pasca mengonsumsi soda diet.
10 menit
Baru 10 menit menenggak soda diet, email gigi akan terkikis. Naik menjelaskan bahwa hal itu terjadi akibat kandungan asam fosfat yang menyerang email gigi. Sedangkan pemanis buatan, seperti aspartam menyerang sistem pertahanan gigi. Aspartam dapat memicu reseptor rasa dan mengelabui tubuh untuk berpikir bahwa tubuh baru saja memproses gula.
20 menit
Setelah 20 menit, tubuh akan langsung beralih ke mode penyimpanan lemak. Efeknya bahkan sama dengan soda biasa yang juga dapat memicu insulin. Sehingga tubuh langsung berinisiatif untuk mengubah gula dalam soda menjadi lemak.
Baca Juga: Minum Minuman Manis Tiap Hari Meningkatkan Risiko Kanker Hati hingga 70 Persen Lebih, lho!
40 menit
Kombinasi kafein dan aspartam menghasilkan efek tinggi jangka pendek dengan cara yang sebanding dengan kokain obat Kelas A. Jika diminum secara rutin, eksitotoksin yang dikeluarkan dapat menyebabkan otak menjadi lelah dan terstimulasi secara berlebihan.
Naik menjelaskan, kombinasi kafein dan aspartam akan menyebabkan kecanduan pendek yang mirip dengan cara kerja kokain. Eksitotoksin dilepaskan sehingga dapat melelahkan otak dengan merangsang neuroreseptornya secara berlebihan, terutama jika dikonsumsi secara rutin.
60 menit
Setelah satu jam berlalu, orang yang baru saja minum soda diet akan merasa lebih lapar dan haus daripada sebelumnya. Sehingga lebih mungkin untuk mengonsumsi junk food dengan rasa manis pula.
Naik juga menekankan kalau sekaleng soda diet tidak memberikan nutrisi sama sekali, justru berpotensi menyerap mineral penting dalam tubuh. Walaupun dingin, soda diet tidak akan mampu menghilangkan rasa haus.
Berita Terkait
-
Tiga Manga Populer Ini Resmi Capai Bab Akhirnya Setelah Bertahun-tahun
-
4 Cleansing Foam Baking Soda yang Ampuh Angkat Kotoran hingga ke Dalam Pori
-
Nycta Gina Spill Tradisi Bikin Takjil Simpel Bareng Keluarga Setiap Ramadan
-
Bangun Pabrik Soda Ash Pertama, Dirut Pupuk Indonesia: Impian Tiga Dekade Lalu Akhirnya Terwujud
-
Pupuk Indonesia Groundbreaking Pabrik Soda Ash Pertama, Siap Hemat Devisa Rp1,25 Triliun Per Tahun
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?