Suara.com - Subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia. Namun subvarian tersebut memiliki tingkat kesakitan rendah pada pasien yang terkonfirmasi. Di Indonesia, kasus BA.4 dan BA.5 dimulai pada awal Juni 2022 ini.
Sementara itu gejala Covid-19 varian omicron diketahui punya gejala mirip flu biasa yang kemudian membuat sebagian orang tidak menyadarinya.
Rata-rata orang yang terpapar Omicron pun tidak mengalami gejala yang serius pasalnya hal-hal yang mereka rasakan mirip flu seperti demam, sakit kepala hingga badan lemas. Yuk simak gejala omicron yang sering tidak disadari berikut ini.
1. Kelelahan Ekstrem
Perasaan lelah memang biasa. Namun kelelahan ekstrem bisa menjadi salah satu gejala omicron yang tidak disadari. Hal ini terjadi karena daya tubuhnya sedang diserang oleh virus sehingga harus istirahat dalam waktu yang lebih lama.
2. Sakit Tenggorokan
Sakit tenggorokan juga merupakan sesuatu hal yang biasa terjadi sehingga tidak menyadari bahwa ini bisa menjadi gejala omicron. Pasien yang terpapar omicron biasanya akan merasakan sakit di tenggorokan yang justru tidak disertai batuk.
3. Pilek
Pilek dan flu menjadi hal yang biasa di tengah cuaca yang tidak menentu. Namun pilek menjadi salah satu ciri gejala omicron yang paling sering sering dialami oleh pasien terkonfirmasi.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Belum Ada Rencana Vaksinasi Booster Kedua
4. Pusing
Gejala virus omicron yang seringkali tak disadari adalah pusing. Namun pusing yang dirasakan pada orang yang terpapar omicron cenderung lebih ringan sama seperti pusing pada umumnya.
5. Bersin
Seringkali bersin saat ini menjadi salah satu gejala omicron yang tidak disadari. Virus omicron lebih cepat menginfeksi sistem pernapasan bagian atass sehingga orang cenderung sering bersin, terisak hingga sesak.
6. Batuk
Sama seperti pilek, batuk juga menjadi salah satu gejala Omicron yang seringkali tak disadari. Pasalnya batuk pun seringkali ditemui saat mengalami flu.
7. Nyeri Otot
Berikutnya ada nyeri otot pada pasien omicron yang seringkali tak disadari. Awalnya nyeri otot tidak terlalu parah, namun beberapa hari berikutnya persendian tubuh merasakan nyerti yang tidak biasa. Walau begitu seseorang masih bisa beraktivitas seperti biasa.
8. Nafas Terasa Sesak
Terakhir ada gejala Omicron yang sering tak disadari yakni merasakan sesak napas. Gejala ini muncul ketika paparannya sudah parah sehingga napas terasa lebih sesak dari biasanya. Namun sesak yang dirasakan tidak separah pada varian Covid-19 lainnya.
Itulah 8 gejala pmicron yang sering tidak disadari. Sehat-sehat selalu semuanya dan jauh dari Covid-19 ya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Belum Ada Rencana Vaksinasi Booster Kedua
-
Penambahan Kasus Covid-19, Khofifah Imbau Masyarakat Tetap Disiplin Prokes
-
Update COVID-19 Jakarta 16 Juni: Positif 696, Sembuh 292, Meninggal 1
-
Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Naik, Diduga Ini Penyebabnya
-
Kasus COVID-19 di Tangerang Meningkat, Diduga karena Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi