Suara.com - Ada banyak masalah rambut, mulai dari berketombe, rambut beruban, penipisan, rambut bercabang hingga kering.
Tapi, tak banyak tahu bahwa semua masalah rambut itu bisa menjadi tanda peringatan adanya masalah kesehatan pada tubuh.
Stres parah biasanya menjadi salah satu penyebab masalah rambut. Tapi, masalah rambut ini juga bisa menandakan kondisi lainnya.
Brenda Lee Intignano, dari merek ekstensi rambut Clip Hair dilansir dari The Sun, mengungkapkan 5 masalah rambut yang menggambarkan masalah kesehatan.
1. Rambut rontok
Rata-rata, orang kehilangan rambutnya sekitar 100 helai ketika keramas. Tapi, para ahli mengatakan rambut rontok yang terlalu banyak hingga tertinggal di bantal saat tidur bisa menandakan telogen effluvium.
Kondisi ini merupakan kerontokan rambut sementara yang bisa terjadi saat seseorang mengalami stres atau trauma. Folikel rambut menghadapi telogen atau dikenal sebagai fase istirahat dari siklus pertumbuhannya.
Perubahan hormonal, melahirkan atau stres bisa menyebabkan telogen effluvium. Penyakit autoimun yang mendasari atau virus seperti Covid-19 juga dapat menjadi pendorong telogen effluvium.
2. Rambut kering
Baca Juga: Sarwendah Idap Kista, Ketahui 3 Pengobatan Rumahan untuk Kondisi Ini
Penggunaan hair dryer yang berlebihan dan sampo bisa menyebabkan rambut kering. Namun, rambut kering yang muncul dengan cepat dan menyebabkan rambut menjadi rapuh mungkin disebabkan kekurangan vitamin E, zat besi atau vitamin C.
Rambut kering adalah salah satu tanda kekurangan vitamin yang paling umum, bersama dengan ketombe dan rambut rontok. Bisul mulut, kelelahan, dan detak jantung tidak teratur juga merupakan tanda bahaya utama.
3. Rambut beruban
Beberapa orang mungkin mengalami rambut beruban karena faktor keturunan. Rambut beruban ini juga bagian dari proses penuaan, karena folikel rambut menghasilkan lebih sedikit pigmen.
Tapi, sebuah penelitian juga menemukan stres yang konsisten dapat memanipulasi DNA, berdampak pada sel-sel yang menghasilkan pigmen untuk rambut. Akibatnya, uban mulai muncul.
4. Ketombe
Ketombe disebabkan ketika kulit kepala melepaskan sel-selnya dengan kecepatan tinggi. Namun, pengelupasan yang terus-menerus mungkin bukan ketombe, melainkan psoriasis.
Psoriasis adalah kondisi jangka panjang yang terlihat seperti bercak merah, bersisik, berkerak dan sakit yang ditutupi dengan sisik keperakan.
5. Rambut bercabang
Rambut bercabang juga bisa menandakan tubuh dehidrasi. Saat tubuh dehidrasi, tubuh cenderung mengarahkan air yang dikonsumsinya untuk mengoperasikan organ-organ penting.
Tubuh tidak menganggap rambut penting, jadi tidak akan mengarahkan kelembapan yang sangat dibutuhkan ke arahnya. Akibatnya, rambut kering berkelanjutan dan bercabang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026