Suara.com - Banyak orang kurang patuh untuk minum pil KB setiap hari. Ada berbagai macam alasan, mulai dari kelupaan hingga memang tidak dapat mengikuti jadwal yang telah ditentukan.
Dari masalah ini, peneliti di Swedia sedang mencoba mengembangkan KB implan elektronik yang dapat memberi obat KB kepada pasien hanya dengan menekan tombol saja.
Tim peneliti dari Chalmers University of Technology, Swedia, telah menemukan alat kontrasepsi atau alat KB implan elektronik, yang menggunakan sinyal untuk melepaskan beberapa molekul sebagai pengganti pil KB.
Bahan pembuatan alat KB tersebut adalah 'polymer surface' atau permukaan polimer. Alat KB ini berfungsi secara otomatis dan akan memberi dosis obat sesuai yang telah ditentukan secara berkala.
Pengguna alat KB elektronik ini tidak perlu lagi mengatur pengingat untuk minum pil, dilansir The Health Site.
Bagaimana cara kerja KB implan elektronik ini?
Polymer surface mengirim sinyal listrik untuk memisahkan protein dan dapat mengontrol bagaimana molekul terikat dan dilepaskan dari permukaan implan.
Selama proses pelepasan tersebut, struktur tidak akan terpengaruh karena prototipe implan.
Peneliti mengklaim temuan baru ini dapat mengurangi kemungkinan efek samping obat-obatan yang biasanya terjadi akibat pil KB biasa.
Baca Juga: IFC Berikan Pinjaman Rp 4,41 Triliun untuk Bank KB Bukopin
Implan eletronik ini juga haya membutuhkan sedikit daya, karena polimer pada permukaan elektroda sangat tipis, sehingga dapat bereaksi terhadap pulsa elektrokimia yang kecil.
Peneliti juga mencatat bahwa bahan tersebut dapat mengatasi perubahan keasaman, seperti yang ditemukan dalam sistem pencernaan.
'Masa efektif' KB implan elektronik ini adalah satu tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak