Suara.com - Memakai celana jeans ketat, banyak digemari masyarakat khususnya generasi muda. Jeans sendiri juga mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian dengan berbagai warna.
Tidak hanya itu, memakai celana jeans ketat juga dinilai keren karena akan memperlihatkan bentuk postur tubuh. Hal ini yang membuat banyak orang menyukai memakai jeans yang ketat.
Namun, meskipun tampak baik ketika dipakai, jeans ketat juga bisa memberikan dampak yang buruk bagi tubuh. Bentuknya yang ketat, sering kali menekan bagian tubuh sehingga menganggu sistem kerja tubuh.
Melansir laman Grazia, berikut beberapa hal yang mungkin terjadi jika sering memakai celana jeans ketat.
1. Vulvodinia
Vulvodinia merupakan kondisi munculnya rasa nyeri dan sakit serta ketidaknyamanan pada bagian vulva (alat kelamin bagian luar untuk perempuan). Dalam sebuah jurnal penelitian, diketahui memakai celana jeans ketat dapat menyebabkan vulvodinia.
Tidak hanya itu, jeans yang ketat dapat membuat iritasi pada bagian vagina, munculnya infeksi jamur, dan vaginosis bakteri. Celana jeans juga dapat membatasi aliran udara dan darah pada bagian tubuh bagian bawah.
2. Menyebabkan Kerusakan Otot Permanen
Berdasarkan studi oleh Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry, ditemukan bahwa jongkok dengan jeans yang ketat dalam waktu lama dapat menyebabkan kondisi sindrom kompartemen.
Kondisi itu terjadi ketika suplai darah terputus ke bagian tubuh tertentu. Hal tersebut juga bisa memunculkan adanya pembengkakan di daerah darah otot dan pembuluh darah.
3. Infertilitas
Pada pria, menggunakan celana jeans yang ketat dapat menyebabkan infertilitas (kemandulan). Oleh karena itu, celana jeans dapat memengaruhi kesehatan reproduksi seseorang. Tidak hanya itu, menggunakan celana jeans ketat dalam membuat infeksi saluran kemih, kanker, bahkan beberapa penyakit lainnya.
4. Masalah Sendi dan Sakit Punggung
Celana yang ketat nyatanya akan membuat tubuh sulit untuk bergerak. Sama halnya dengan menggunakan jeans yang ketat, itu dapat menyebabkan masalah pada bagian tulang belakang dan panggul.
Tidak hanya itu celana ketat juga dapat meningkatkan stres dan memengaruhi punggung bawah seseorang baik pria maupun wanita. Hal ini yang menyebabkan celana jeans ketat memengaruhi postur tubuh seseorang menjadi tidak baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi