Suara.com - Sudah menjadi rahasia umum bahwa makanan cepat saji atau junk food tidak baik untuk kesehatan. Karenanya, pakar kesehatan tidak menyarankan mengonsumsinya setiap hari.
Ahli gizi Helen Bond asal Melbourne menjelaskan bagaimana junk food memengaruhi tubuh setelah seseorang memakannya.
Ia menggunakan contoh Big Mac, kentang goreng porsi sedang, dan milkshake stroberi sedang. Makanan-makanan tersebut mengandung hampir 1.200 kalori.
Dilansir The Sun, berikut apa yang terjadi dalam satu jam setelah memakan makanan tersebut:
15 menit
Gula darah akan meningkat sebagai respons. Seberapa tinggi naik dan turunnya tergantung pada makanan yang dikonsumsi.
Karbohidrat cenderung mendorong respons gula darah secara cepat.
"Tingkat gula darah (glukosa) akan mulai meningkat dalam waktu sekitar 15-20 menit setelah makan makanan kaya karbohidrat. Ini bahkan lebih cepat untuk karbohidrat manis tanpa serat," kata Bond.
Ada 8 gram serat dalam makanan tersebut, sebagian besar berasal dari kentang dan salad yang menyertainya.
Baca Juga: Hendak Nonton Bioskop, Aksi Pelajar Sembunyikan Makanan Cepat Saji Bikin Publik Terkejut
Meski Big Mac banyak mengandung karbohidrat, makanan ini memiliki lemak dan protein dari daging, saus, serta keju.
"Tapi itu juga tinggi lemak, lemak jenuh, gula dan kalori dan tidak akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Itu tidak sehat atau seimbang," sambungnya.
20 menit
Makanan berminyak dan berlemak dapat memicu mulas pada beberapa orang yang sensitif.
Mulas dan refluks asam dapat dimulai antara 20 menit hingga satu jam setelah makan, dan kondisi ini bisa bertahan hingga dua jam.
30 menit
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?