Suara.com - Baru-baru ini akun tiktok @sepaturodaman mengunggah video anak perempuan yang sedang belajar sepatu roda. Dalam video yang diunggah pada Kamis (7/72022) itu, terlihat anak perempuan berbaju merah jambu tersebut sedang berlatih dan mulai jago dalam bermain sepatu roda.
Hal tersebut lantas membuat banyak netizen menjadi kagum dengan kemampuannya. Beberapa netizen juga mengomentari kalau mereka mungkin tidak bisa bermain sepatu roda seperti anak perempuan tersebut.
Berbicara mengenai sepatu roda, olahraga yang satu ini memang digemari banyak orang. Aktivitas ini menjadi olahraga sekaligus permainan yang menyenangkan. Selain itu, beberapa orang juga gemar bermain sepatu roda karena cukup menantang serta membantu melatih keseimbangan.
Sepatu roda juga bisa dimainkan oleh siapa saja, baik orang dewasa maupun anak kecil. Selain itu, sepatu roda juga memberikan banyak manfaat kesehatan yang diberikan kepada tubuh.
Melansir laman Word of Health, berikut beberapa manfaat yang diberikan saat bermain sepatu roda.
1. Melatih keseimbangan dan koordinasi
Sepatu roda nyatanya membutuhkan keseimbangan dan koodinasi untuk melakukannya. Sepatu roda membantu meningkatkan keseimbangan melalui otot punggung bawah dan perut.
Hal tersebut juga membutuhkan keterampilan tubuh agat tetap stabil dan tidak jatuh. Untuk itu, sangat dibutuhkan koordinasi anggota tubuh yang baik sehingga bisa menemukan keseimbangan.
2. Membuat jantung menjadi sehat
Baca Juga: Niat Main Sepatu Roda, Tingkah Wanita Ini Nyaris Jatuh Buat Warganet Tertawa
Menurut The American Heart Association olahraga sepatu roda adalah bentuk latihan aerobik yang valid. Hal tersebut dapat membantu jantung menjadi lebih sehat. Diketahui, sepatu roda akan meningkatkan detak jantung dari 140-160 per menit menjadi 180 detak per menit.
3. Mencegah diabetes
Sepatu roda juga membantu mencegah diabetes. The American Diabetes Association merekomendasikan dua jenis aktivitas fisik untuk mengelola dan mencegah diabetes, yaitu berseluncur atau sepatu roda.
Aktivitas fisik tersebut dapat menghasilkan insulit, yaitu hormon yang mengendalikan kadar gula dalam darah. Selain itu, sepatu roda juga memperkuat jantung dan tulang, menurunkan kadar glukosa darah, meredakan stres, dan meningkatkan kadar kolesterol.
4. Melatih kekuatan otot
Sepatu roda membutuhkan kekuatan otot, khususnya pada bagian kaki. Otot akan membantu tubuh untuk menjaga keseimbangan saat melakukan sepatu roda. Perlu diketahui, sepatu roda sendiri juga setara dengan jogging yang membantu mengurangi lemak dan meningkatkan kekuatan kaki.
Berita Terkait
-
Bukan Maraton Biasa! Cara Seru dan Inspiratif Adu Kekompakan Keluarga di Lomba Inline Skate
-
Jakarta Inline Skate Community: Komunitas Seru untuk Para Pencinta Sepatu Roda
-
Gadis 10 Tahun Tewas dalam Serangan Udara di Gaza saat Bermain Sepatu Roda
-
8 Momen Gempi Lomba Sepatu Roda Tingkat Nasional, Bangganya Selangit!
-
Ariel NOAH Main Sepatu Roda, Netizen: Makin Tua Makin Ganteng
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?