- Polda Metro Jaya menangani kasus kekerasan seksual yang dilakukan seorang pelatih sepatu roda terhadap anak didiknya berusia 16 tahun.
- Tersangka diduga menyalahgunakan relasi kepercayaan terhadap korban selama periode tertentu di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.
- Polisi melakukan pendampingan psikologis serta mengumpulkan bukti dari saksi dan ahli untuk memperkuat proses penyidikan kasus tersebut.
Suara.com - Kasus memilukan kembali mencoreng dunia olahraga anak. Polda Metro Jaya kini tengah menangani dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang pelatih sepatu roda (inline skate) terhadap anak didiknya sendiri di wilayah Tangerang Selatan.
Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rita Wulandari, mengungkapkan bahwa korban masih berusia 16 tahun.
Mengingat usia korban yang di bawah umur, polisi menerapkan pendekatan khusus untuk menjaga kondisi psikologisnya.
“Dalam perkara yang melibatkan anak sebagai korban, kami memastikan proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan perlindungan, pendampingan, dan pemulihan korban,” katanya di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka diduga memanfaatkan "tembok kepercayaan" antara pelatih dan murid. Hubungan yang seharusnya bersifat membimbing justru disalahgunakan untuk melancarkan aksi bejatnya.
“Dari hasil penyidikan sementara, tersangka diduga memanfaatkan relasi kepercayaan sebagai pelatih terhadap korban. Peristiwa ini terjadi dalam rentang waktu tertentu di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan,” ucap Rita.
Kasus ini mulai terkuak setelah pihak keluarga menaruh curiga pada komunikasi antara korban dan sang pelatih.
Setelah diberikan ruang aman dan pendampingan, korban akhirnya berani bersuara mengenai penderitaan yang dialaminya.
Pihak kepolisian kekeinian telah bergerak cepat dengan memeriksa berbagai saksi, mulai dari keluarga, ahli psikologi, ahli digital forensik, hingga tenaga medis guna memperkuat bukti-bukti di persidangan nanti. (Antara)
Baca Juga: Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat
Berita Terkait
-
Terungkap! Skandal Pelecehan Seksual di Klub Sepatu Roda Tangsel, Korbannya Anak 16 Tahun
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!
-
Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat
-
Libatkan 500 TNI, Total 14 Ribu Aparat Gabungan Jaga Titik Demo Harkitnas di DPR hingga Kejagung
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif