Suara.com - Ribut-ribut mengenai anak usia bayi nonton ke bioskop tengah ramai dibicarakan warganet. Hal itu terjadi setelah seorang pengguna Facebook membagikan kisahnya yang 'menantang' aturan biokop.
Ia sengaja membawa makanan dari luar meski dilarang, karena merasa pihak bioskop juga abai menegakkan aturan larangan membawa bayi dan anak ke ruang bioskop untuk menonton film di atas 13 tahun.
Menonton film sendiri dapat memberikan berbagai manfaat untuk anak. Bukan hanya di bioskop, saat ini menonton film bisa dilakukan di mana saja berkat munculnya layanan streaming berbayar. Nah melansir laman Kinder Field Highfield, berikut beberapa manfaat menonton film untuk anak.
1. Meningkatkan Fokus dan Kesadaran
Dengan menonton film, anak akan menjadi lebih fokus dan sadar terhadap hal-hal yang disekitarnya. Hal ini karena biasanya film mengangkat cerita mengenai berbagai isu seperti sejarah, budaha, negara, atau bahasa yang biasa terjadi sehari-hari.
Hal tersebut akan membantu membuka wawasan anak dan membuatnya sadar dan memperhatikan apa yang ada di sekitarnya.
2. Memberikan Anak Inspirasi
Setiap film biasanya memiliki kisah unik tersendiri. Dengan menonton film ini dapat mendorong anak untuk melakukan hal-hal positif yang ditampilkan dalam film. Selain itu, misalnya tokoh utama memiliki sifat yang pantang menyerah, akan membuat anak terinspirasi dan melakukan hal yang sama.
3. Mengembangkan Keterampilan Kognitif
Menonton film dalam membantu mengembangkan berbagai keterampilan kognitif pada anak. Berbagai keterampilan kognitif tersebut seperti, ingatan jangka panjang, melatih fokus, mengasah pola pikir berdasarkan logika, proses visual, serta pendengaran.
4. Mengembangkan Keterampilan Linguistik
Dalam film akan banyak kosakata yang mungkin belum anak ketahui. Hal ini akan membantu memperluas kosakata dan cara pelafalan terhadap anak tersebut. Selain itu, orang tua juga dapat menjelaskan arti dari kata tersebut.
Jika film yang ditonton menggunakan bahasa asing, anak juga dapat mempelajarinya. Anak akan membaca terjemahan dan apa yang diucapkan dalam film akan membuatnya mengerti kata A memiliki arti B.
Baca Juga: Viral Penonton Nekat Bawa Makan dan Minum Luar Masuk Bioskop Abaikan Sekuriti, Ini Alasannya
5. Meningkatkan Imajinasi dan Kreativitas
Dalam film biasanya menunjukkan berbagai hal visual serat pengetahuan yang bisa membantu terhadap imajinasi dan kreativitas dalam dirinya. Visual yang disajikan kerap kali membuat anak ingin membuat karya yang yang terinspirasi dari film tersebut.
Dalam hal ini biasanya anak akan membuatnya dengan versi miliknya sendiri. Dengan begitu, tingkat kreativitas anak juga akan meningkat.
6. Menghibur dan Membuat Anak Menjadi Bahagia
Menonton film akan membuat anak menjadi bahagia. Apalagi jika aktivitas yang dilakukannya cukup melelahkan. Film dapat menjadi sarana untuk istirahat bagi tubuh dan otaknya.
Menonton film ini sendiri juga akan melepaskan hormon stres dan menggantinya dengan endorfin. Hormon endorfin memiliki fungsi untuk membuat anak menjadi lebih bahagia.
Namun, perlu diingat film yang ditonton oleh anak sendiri juga harus disesuaikan dengan usianya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar