Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa virus corona Covid-19 tetap menjadi keadaan darurat global selama hampir 2,5 tahun setelah pertama kali diumumkan sebagai pandemi.
Komite Darurat yang terdiri dari para ahli independen, mengatakan meningkatnya kasus virus corona Covid-19, evolusi virus yang sedang berlangsung dan tekanan pada layanan kesehatan di sejumlah negara menandakan bahwa situasinya masih darurat.
Meskipun sebagian besar populasi sudah divaksinasi dan membentuk kekebalan populasi, kasus virus corona Covid-19 yang dilaporkan WHO telah meningkat 30 persen dalam 2 minggu terakhir.
Karena itulah, Organisasi Kesehatan Dunia mengingatkan kembali bahwa pandemi virus corona Covid-19 ini belum berakhir dan semua orang masih perlu mewaspadainya.
"Virus corona Covid-19 belum berakhir. Ketika virus mendorong kita, kita harus melawan," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari Fox News.
Badan kesehatan PBB pertama kali mendeklarasikan tingkat kewaspadaan tertinggi, yang dikenal sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional, untuk Covid-19 pada 30 Januari 2020.
ekad semacam itu dapat membantu mempercepat penelitian, pendanaan, dan langkah-langkah kesehatan masyarakat internasional untuk mengatasi penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital