7. mual dan muntah
8. kedinginan
Gejala Centaurus atau BA.2.75 ini juga sangat mirip dengan gejala varian omicron BA.4 dan BA.5. Namun, Varian BA.2.75 ini lebih mudah menular karena tampaknya mampu menghindari perlindungan antibodi dari infeksi dan vaksin sebelumnya.
Mutasi memungkinkan BA.5 untuk lolos dari antibodi penetralisir yang ditimbulkan oleh varian Omicron sebelumnya. Namun, vaksin dan infeksi sebelumnya masih memberikan perlindungan dari penyakit serius.
Untuk antisipasi dan perlindungan dari sebaran varian omicron terbaru ini, sebaiknya segera lakukan vaksinansi booster bagi yang tidak memilili penyakit komorbid.. Selain itu, disarankan untuk menggunakan masker di tempat umum dan rajin cuci tangan dengan sabun.
Demikian ulasan mengenai gejala omicron centaurus atau B.2.75, yakni varian omicron terbaru yang saat ini tengah merebak di sejumlah negara termasuk Indonesia. Mari tetap patuhi protokol kesehatan sebagai upaya menekan penyebaran virus.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Omicron Varian Terbaru Terdeteksi di Indonesia, Seberapa Cepat Penularannya?
-
Varian Centaurus Dianggap sebagai Ancaman Baru, Ini Alasannya!
-
Seberapa Bahaya Omicron Centaurus? Ini Penjelasan Kemenkes
-
4 Fakta Omicron Centaurus, Ada 3 Kasus di Indonesia
-
Omicron BA.2.75 Diprediksi akan Mendominasi Kasus Infeksi, Ahli Virus Ungkap Sebabnya
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026