Suara.com - Jerawat masih menjadi masalah bagi banyak orang. Kondisi yang satu ini juga tidak hanya dialami oleh anak muda, tetapi orang dewasa. Sayangnya jerawat juga masih sering diselimuti mitos dan fakta.
Munculnya jerawat sendiri akan membuat penampilan menjadi buruk. Beberapa orang juga menjadi tidak percaya diri ketika wajahnya mengalami banyak jerawat.
Seorang Dermatogist, dr. Danar Wicaksono, SpDV mengatakan, terdapat berbagai hal yang dapat menyebabkan jerawat pada seseorang. Hal ini karena jerawat juga tergantung pada jenis kulit orang itu sendiri.
“Jerawat sendiri penyebabnya banyak, hal ini tergantung orang dan jenis kulitnya sendiri, ada yang pengaruh genetik dari orang tua, stres juga bisa menyebabkan jerawat, dan lain-lain,” ucap Dokter Danar dalam acara Skincare Masterclass Vol.02 #DRAWAT (Drama Jerawat), Kamis (21/7/2022).
Berikut beberapa hal yang menyebabkan timbulnya jerawat pada seseorang menurut Dokter Danar, di antaranya:
- Genetik
- Hormon Androgen (Baik dari dalam maupun luar)
- Penyakit lain yang mendasari (misalnya Sindrom polikistik ovarium atau PCOS)
- Pengaruh obat-obatan (misalnya steroid, hormon, anticonvulsant, dan lain-lain)
- Kosmetik
- Diet yang dijalani
- Stres dan kurang tidur
Selain itu,banyak juga mengenai mitos tentang jerawat yang beredar di masyarakat. Berikut merupakan kebenaran mengenai beberapa mitos tersebut berdasarkan penjelasan Dokter Danar.
MITOS: Jerawat muncul karena jatuh cinta
Menurut Dokter Danar, jatuh cinta tidak bisa menjadi bukti valid mengapa seseorang mengalami jerawat.
MITOS: Jerawat hanya ada pada usia remaja
Baca Juga: Kulit Kepala Terasa Perih Saat Keramas, Tanda Penyakit Apa?
Hal ini karena pada beberapa orang yang sudah dewasa, bahkan berusia 40-50 tahun masih bisa memiliki jerawat.
MITOS: Memencet jerawat mempercepat proses penyembuhan
Saat mengalami jerawat, justru memencetnya akan membuat peradangan semakin parah.
FAKTA: Cokelat dan makanan berminyak memperparah jerawat
Kandungan yang terdapat dalam cokelat dan minyak dapat memperparah kondisi jerawat seseorang. Untuk itu, ketika memiliki jerawat, seseorang harus mengurangi konsumsi cokelat dan makanan berminyak.
FAKTA: Malas mencuci muka menjadi penyebab jerawat
Mencuci muka pada dasarnya dapat membantu membersihkan debu yang mengendap pada pori-pori. Hal tersebut dapat mengindari tubuh dari jerawat.
MITOS: Seseorang dengan kulit kering tidak mungkin berjerawat
Pada dasarnya orang yang memiliki kulit kering juga berpotensi mengalami jerawat. Hal ini karena jerawat disebabkan oleh berbagai hal.
Itu dia beberapa mitos dan fakta mengenai jerawat. Menurut Dokter Danar, penting untuk merawat kulit wajah agar tidak mengalami berjerawat. Usahakan juga untuk menggunakan produk kecantikan dengan bahan-bahan yang aman.
Menurutnya, bisa saja kandungan yang terdapat dalam produk kecantikan tersebut menjadi penyebab jerawat. Untuk itu, pastikan kandungan yang terdapat di dalamnya.
Berita Terkait
-
4 Hybrid Sunscreen SPF 35, Penyelamat Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan PIE
-
5 Cushion yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat untuk Semua Jenis Kulit, Hasil Tidak Dempul
-
4 Moisturizer Korea Salicylic Acid, Andalan Kulit Berminyak Redakan Jerawat
-
5 Bedak untuk Menutupi Jerawat, Bikin Wajah Lebih Mulus Seketika
-
4 Moisturizer Gel Salicylic Acid Rp30 Ribuan, Atasi Jerawat Kulit Berminyak
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia